기초대사량 많이 부족한 1인으로서~ 많이 챙겨먹어야겠어요! 정보 감사해요 ^^
|
Ingin meningkatkan tingkat metabolisme basal Anda? Makan ini [Makanan yang Diinginkan] © Disediakan oleh: Herald Economy
|
| Buah-buahan seperti jeruk, lemon, jeruk mandarin, dan apel hijau kaya akan polifenol. [123RF] |
[Ekonomi Herald = Reporter Seongyeon Yuk]
Tingkat metabolisme basal merupakan faktor penting dalam penurunan berat badan. Ini merujuk pada energi minimum yang dibutuhkan untuk mempertahankan aktivitas fisik. Semakin rendah tingkat metabolisme basal, semakin mudah untuk menambah berat badan. Massa otot memiliki dampak signifikan pada tingkat metabolisme basal, tetapi makanan yang Anda konsumsi tidak dapat diabaikan. Secara khusus, polifenol, antioksidan yang ditemukan dalam tumbuhan, dilaporkan berkontribusi pada pengendalian berat badan dengan meningkatkan tingkat metabolisme basal. Fungsi polifenol telah menarik perhatian, dan baru-baru ini disebut sebagai "nutrisi ketujuh."
Buah-buahan sitrus dianggap sebagai makanan representatif, termasuk lemon, jeruk nipis, jeruk, jeruk mandarin, dan jeruk bali. Sebuah jurnal akademik internasional baru-baru ini, Food Function, melaporkan bahwa cinetrol, polifenol yang ditemukan dalam buah-buahan sitrus, membantu memecah lemak dan memiliki efek positif pada penurunan berat badan. Dia memperkenalkan sebuah makalah yang menunjukkan bahwa hal itu memiliki dampak negatif.
Ketika para peneliti di Universitas Katolik San Antonio di Spanyol memberikan 900 mg sinetroleum setiap hari kepada 20 orang dewasa obesitas selama 16 minggu, para peserta mengalami penurunan berat badan dibandingkan dengan asupan mereka sebelumnya. Penurunan berat badan terutama terlihat di bagian perut. Analisis menunjukkan bahwa sinetroleum membantu penurunan berat badan dengan memengaruhi aktivitas metabolisme jaringan adiposa. Para peneliti menjelaskan bahwa buah jeruk bermanfaat untuk meningkatkan insulin, memiliki efek anti-inflamasi, dan kesehatan usus.
|
Ingin meningkatkan tingkat metabolisme basal Anda? Makan ini [Makanan yang Diinginkan] © Disediakan oleh: Herald Economy
|
| Ginseng Merah [123RF] |
Apel adalah salah satu buah yang kaya akan polifenol, terutama apel hijau yang sedikit sepat.
Menurut sebuah makalah Jepang yang diterbitkan dalam jurnal internasional "Oleoscience (2016)," apel mentah mengandung lebih dari 10 kali lipat polifenol dibandingkan apel merah biasa. Delapan puluh tujuh orang dewasa obesitas yang mengonsumsi 600 mg ekstrak polifenol apel mentah (applephenone) setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan lemak perut, lemak visceral, dan lingkar pinggang.
Ginseng merah juga kaya akan polifenol. Kandungan saponin dan polifenol dalam ginseng merah meningkat selama proses pengukusan dan pengeringan. Ginseng merah juga baik untuk meningkatkan stamina dan menjaga kekebalan tubuh. dikenal sebagai
Teh hijau juga merupakan makanan yang kaya akan polifenol. Katekin, yang memberikan rasa pahit dan warna hijau pada teh hijau, adalah salah satu komponen polifenol. Di antara katekin dalam teh hijau, epigallocatechin gallate (EGCG) meningkatkan metabolisme secara keseluruhan dalam tubuh kita.
Membantu mengurangi lemak tubuh dengan meningkatkan laju metabolisme basal. Dilaporkan akan memberikan .
Namun, para ahli nutrisi umumnya menyarankan bahwa bahkan makanan yang baik untuk meningkatkan tingkat metabolisme basal pun tidak akan membantu penurunan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan.
==================
Saat ini, apel Hongro banyak tersedia.
Pada musim panas, saya melihat banyak sekali apel Aori.
buah jeruk
Apel, ginseng merah, teh hijau...
Jika Anda perhatikan dengan seksama, tolong jaga baik-baik.
Tampaknya hal ini membantu meningkatkan tingkat metabolisme basal.