우리의 하루님✌ 굿모닝입니다 ^^ 아침 첫 게시글이 식사와 건강이라서 잘 맞는 주제인듯요~ㅎㅎ 님의 식사나 간식 루틴을 따라하면, 건강을 지키는 식습관인듯요🤗~ㅎㅎ
Kami menelusuri bersama media informasi kesehatan AS, 'Everyday Health', tanda-tanda bahwa tubuh kita membutuhkan lebih banyak kalori saat berolahraga.
Nyeri terus-menerus, tubuh terasa berat
Meskipun wajar mengalami nyeri seperti pegal otot setelah berolahraga, jika nyeri tersebut berlangsung terlalu lama, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda perlu makan lebih banyak. Hal ini karena menunjukkan bahwa otot Anda tidak pulih dengan baik. Selain itu, jika Anda terus merasa berat dan lelah bahkan setelah berolahraga beberapa saat, ini juga bisa disebabkan oleh kekurangan kalori.
Jika Anda sering sakit atau cedera
Baik proses pemulihan otot ke kondisi semula maupun pemeliharaan imunitas tubuh hanya dimungkinkan dengan energi dan nutrisi yang diperoleh dari makanan. Oleh karena itu, jika Anda sering sakit atau cedera setelah mulai berolahraga, alih-alih melihat imunitas Anda menguat, itu bisa menjadi tanda peringatan bahwa tubuh Anda tidak berfungsi dengan baik karena asupan kalori yang tidak mencukupi.
Pusing, siklus menstruasi tidak teratur
Memaksa diri untuk berolahraga tanpa makan cukup dapat menyebabkan hipoglikemia, yang mengakibatkan pusing. Hipoglikemia secara harfiah berarti kadar gula darah rendah, yang menunjukkan bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak kalori.
Pada wanita, makan terlalu sedikit dan berolahraga berlebihan dapat menyebabkan gejala amenore hipotalamik atau siklus menstruasi yang tidak teratur. Amenore hipotalamik terjadi ketika hipotalamus melepaskan hormon pelepas gonadotropin (GnRH), yang memulai menstruasi, sangat lambat atau berhenti melepaskannya.
Untuk mempertahankan berat badan dan tingkat energi Anda saat ini, Anda harus mengonsumsi makanan dalam jumlah yang kurang lebih sama dengan kalori yang Anda bakar setiap hari. Biasanya, seiring peningkatan pengeluaran kalori, produksi ghrelin—hormon yang merangsang nafsu makan—meningkat, yang secara alami menyebabkan peningkatan asupan makanan. Namun, melakukan olahraga dengan intensitas sedang, seperti berlari, dapat mencegah kadar ghrelin meningkat secara memadai, sehingga mengakibatkan penurunan asupan makanan dibandingkan dengan yang dibutuhkan.
Namun, ini bukan berarti Anda harus tiba-tiba meningkatkan asupan makanan atau mengubah pola makan Anda. Anda dapat mengatasi hal ini sampai batas tertentu dengan mengonsumsi camilan yang kaya protein, karbohidrat, dan lemak sehat—seperti pisang, buah-buahan, yogurt, dan kacang-kacangan—di antara waktu makan. Karbohidrat adalah sumber energi utama, dan protein adalah nutrisi penting untuk membangun dan memelihara otot yang sehat. Lemak membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan dengan membantu penyerapan vitamin dan meningkatkan fungsi hormon.
===================
Hanya karena Anda tidak mengonsumsi cukup karbohidrat bukan berarti itu bermanfaat.
Pastikan Anda mengonsumsi camilan sehat di antara waktu makan.
Kebiasaan makan yang tidak teratur sebenarnya membahayakan kesehatan Anda.