우리의 하루님✌ 굿모닝입니다 ^^ 님 유익한 글 덕분에, 유산소운동과 근력운동 효과의 차이를 분명하게 인지 했답니다~ㅎㅎ 님, 감사합니다 ^^
Perbedaan terbesar antara latihan aerobik dan latihan kekuatan terletak pada dampaknya terhadap tubuh. Latihan aerobik, seperti berjalan, berlari, atau berenang, memperkuat jantung dan membantu tubuh memanfaatkan oksigen dengan lebih baik. Latihan kekuatan, seperti mengangkat dumbel, barbel, atau tali resistensi, membangun otot dan membantunya berfungsi dengan baik.
Kedua jenis olahraga tersebut bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan dengan cara yang berbeda. Namun, ketika orang sedang diet atau berolahraga, mereka seringkali hanya fokus pada kardio dan mengabaikan latihan kekuatan.
Para ahli mengatakan, "Tidak melakukan latihan kekuatan adalah kesalahan besar." Meskipun latihan aerobik membakar banyak kalori dengan cepat dan mungkin tampak seperti Anda menurunkan berat badan, melewatkan latihan kekuatan dapat menyebabkan hilangnya manfaat seperti pembakaran lemak. Dalam hal ini, media kesehatan dan medis Amerika, WebMD, merangkum manfaat latihan kekuatan.
Turunkan berat badan dan bangun otot, bukan lemak.
Membangun otot melalui latihan kekuatan dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Menurut para peneliti di Pennsylvania State University, di antara mereka yang kehilangan 21 pon (sekitar 9,5 kg) melalui diet dan olahraga, mereka yang hanya melakukan latihan aerobik kehilangan 6 pon (sekitar 2,7 kg) massa otot, sementara mereka yang melakukan latihan kekuatan kehilangan lemak dan mendapatkan massa otot.
Menambah 3 pon massa otot dapat meningkatkan pengeluaran kalori harian Anda sebesar 120 kalori. Oleh karena itu, untuk pengelolaan berat badan jangka panjang, Anda harus menggabungkan latihan kekuatan dengan latihan aerobik untuk membakar lemak dan membangun otot.
Memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis
Sebagian besar dokter merekomendasikan latihan kekuatan sebagai cara terbaik untuk mencegah kehilangan massa tulang. Wanita kehilangan sekitar 2% massa tulangnya setiap tahun seiring bertambahnya usia. Sebuah studi dari Universitas McMaster di Kanada menemukan bahwa latihan kekuatan selama satu tahun meningkatkan massa tulang belakang sebesar 9%.
Latihan kekuatan juga membantu mencegah atau memperburuk osteoporosis, penyakit yang melemahkan tulang seiring bertambahnya usia. Latihan kekuatan merangsang aktivitas sel pembentuk tulang. Pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan paling banyak mendapat manfaat dari latihan kekuatan, karena area-area ini juga paling terpengaruh oleh osteoporosis.
“Saya merasa lebih percaya diri dan lebih bahagia.”
Olahraga meningkatkan kepercayaan diri. Latihan kekuatan juga secara konsisten melepaskan endorfin, yang memainkan peran penting dalam pengaturan suasana hati. Lonjakan endorfin ini adalah salah satu cara alami terbaik untuk mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan.
“Meningkatkan keseimbangan dan stabilitas tubuh”
Latihan kekuatan meningkatkan keseimbangan dan stabilitas, sehingga menghasilkan postur tubuh yang lebih baik. Penguatan dan peningkatan efisiensi semua otot dalam tubuh Anda akan meningkatkan postur tubuh. Manfaat ini dapat dicapai dengan berfokus pada latihan aerobik dan menggabungkan latihan kekuatan hanya dua kali seminggu.
Selain itu, memperkuat tubuh bagian bawah melalui latihan ekstensi kaki, curl kaki, dan press kaki dapat membantu mencegah jatuh dan patah tulang. Memperkuat kaki juga meningkatkan keseimbangan Anda.
“Ini membantu mencegah diabetes.”
Dalam hal pencegahan diabetes tipe 2, latihan kekuatan seringkali tert overshadowed oleh latihan aerobik. Namun, penelitian menunjukkan bahwa latihan kekuatan dapat membantu memperbaiki kondisi terkait diabetes, seperti membantu tubuh memproses glukosa, meningkatkan metabolisme, dan mendorong penurunan berat badan.
“Risiko serangan jantung berkurang.”
Mengangkat dumbel atau beban dapat mengurangi tekanan pada jantung Anda. Studi menunjukkan bahwa latihan beban selama satu jam seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke hingga 70%. Namun, Anda tidak perlu melakukan latihan beban selama satu jam sekaligus. Cukup bagi latihan tersebut menjadi tiga sesi 20 menit seminggu.
===================
Saya banyak berjalan kaki dengan target 10.000 langkah.
Pentingnya kekuatan adalah isu yang selalu relevan.
Kurasa setidaknya aku harus mengangkat beberapa dumbel di rumah.