밀가루를 끊어야하는데 생각보다 어렵더라구요
Aktris Jung Ae-ri (64) mengungkapkan rutinitas sarapan pribadinya yang selalu ia makan.
Dalam program hiburan KBS 2TV "Let's Live Together with Park Won-sook," yang tayang pada tanggal 12, Jung Ae-ri bergabung sebagai anggota baru. Selama episode tersebut, Park Won-sook berkomentar kepada Jung Ae-ri yang kurus, "Kamu sepertinya tidak banyak makan," yang kemudian dijawab oleh Jung Ae-ri, "Saya makan dengan baik. Sebaliknya, saya banyak bergerak dan melakukan yoga saat di rumah."
"Saya berlatih yoga setiap hari. Saya bahkan memiliki sertifikasi instruktur yoga," katanya, berbagi rahasia menjaga kesehatannya. Pada hari ini, Jeong Ae-ri juga mengungkapkan diet sehatnya, yang sama sekali menghindari gluten.
Dia menyebutkan telur rebus, pisang, tomat rebus, dan natto sebagai makanan yang biasanya dia makan di pagi hari. Dia melanjutkan, "Dulu saya sangat menyukai tepung terigu, tetapi saya berhati-hati sejak sakit. Saya sama sekali tidak memakannya saat menjalani kemoterapi, tetapi saya sangat menyukainya sehingga sekarang saya makan tepung campuran biji-bijian atau tepung organik." Sementara itu, Jung Ae-ri pernah mengalami enam tulang rusuk patah dan pneumotoraks dalam kecelakaan mobil saat berjuang melawan kanker ovarium. Mari kita lihat lebih dekat manfaat kesehatan dari rencana diet yang dia ungkapkan.
◇Telur
Telur rendah kalori dan kaya protein. Telur kaya akan protein, sehingga sangat mengenyangkan dan efektif dalam menekan nafsu makan. Telur juga membantu membangun otot. Hanya dua butir telur menyediakan 20% dari asupan protein harian yang direkomendasikan. Putih telur, khususnya, mengandung sekitar 3,5 gram protein dan rendah lemak, sehingga ideal untuk membangun otot. Protein telur diklasifikasikan sebagai protein lengkap, artinya mengandung semua asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik. Untuk diet sehat, sebaiknya konsumsi telur yang dimasak dalam bentuk apa pun. Putih telur mentah mengandung amidin, komponen protein dalam putih telur, yang dapat mengikat biotin di usus, mengganggu penyerapannya.
◇Pisang
Pisang kaya akan serat dan kalium, menjadikannya makanan yang mengenyangkan dan mengurangi nafsu makan. Pisang juga kaya akan pati resisten, yang tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah, sehingga membantu mengurangi lemak perut. Pati resisten membuat Anda merasa kenyang lebih lama, menekan nafsu makan, dan meningkatkan metabolisme, sehingga sangat baik untuk diet. Pisang hijau khususnya memiliki kandungan pati resisten yang tinggi, sehingga direkomendasikan untuk mereka yang sedang diet. Namun, berhati-hatilah saat memakannya saat perut kosong, karena dapat berdampak negatif pada sistem kardiovaskular Anda. Pisang kaya akan magnesium, dan jika kadar magnesium dalam pembuluh darah Anda meningkat saat perut kosong, keseimbangan antara magnesium dan kalium dapat terganggu, sehingga memberi tekanan pada sistem kardiovaskular Anda.
◇Tomat
Antioksidan dalam tomat, seperti likopen, beta-karoten, dan lutein, dapat menurunkan tekanan darah. Tekanan darah paling tinggi di pagi hari, jadi mengonsumsi tomat di pagi hari dapat membantu mengelola gejalanya. Secara khusus, tomat memiliki kandungan likopen tertinggi di antara tanaman pangan yang ada, dan kandungan likopen meningkat saat tomat dimasak. Menurut tim peneliti Universitas Cornell, ketika tomat dipanaskan pada suhu 87 derajat selama 2 menit, 15 menit, dan 30 menit, kandungan likopen meningkat masing-masing sebesar 6%, 17%, dan 35%. Tomat juga memiliki bahan-bahan yang membantu pencernaan, sehingga baik dikonsumsi di pagi hari. Namun, karena tomat menurunkan tekanan darah dan mendinginkan tubuh, disarankan agar lansia atau orang dengan tekanan darah rendah mengonsumsinya dalam keadaan matang daripada mentah.
◇Tepung terigu meningkatkan risiko kanker, jadi berhati-hatilah.
Karbohidrat olahan, seperti tepung, dilaporkan dapat meningkatkan risiko kanker. Sebuah tim peneliti dari Departemen Nutrisi di Universitas New York melacak kebiasaan makan dan kejadian kanker sekitar 3.200 orang selama lebih dari 20 tahun. Mereka menemukan bahwa pria yang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi, termasuk karbohidrat olahan dan makanan manis, memiliki risiko kanker prostat tiga kali lebih tinggi. Sebaliknya, wanita yang mengonsumsi karbohidrat tidak olahan dalam jumlah tinggi memiliki risiko kanker payudara 67% lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi karbohidrat olahan dalam jumlah tinggi.
====================
Saya mengurangi konsumsi tepung.
Sepertinya aku makan sedikit lebih banyak minggu ini daripada sebelumnya...
Saya harus lebih berhati-hati dengan tepung.
Pisang sangat cocok dijadikan camilan akhir-akhir ini.
Saya juga membawa satu ke tempat kerja hari ini.