요즘 사과 맛있더라구요 조금씩 먹습니다~ ㅎ
Ada pepatah yang mengatakan, "Apel di pagi hari itu emas, apel di malam hari itu beracun." Apel memang dikenal karena manfaat kesehatannya, tetapi apakah benar-benar salah jika memakannya di malam hari? Mari kita telusuri manfaat nutrisi apel dan perbedaan antara memakannya di pagi dan malam hari.
◇Berbagai manfaat, termasuk pencegahan penuaan, penyakit jantung, dan stroke
Banyak senyawa dalam apel memiliki efek menguntungkan bagi tubuh manusia. Pertama, quercetin, yang ditemukan dalam apel, mengurangi risiko penuaan. Kandungan ini tidak hanya mencegah penuaan kulit tetapi juga mencegah tubuh melemah seiring bertambahnya usia. Selain itu, antioksidan flavan-3-ol yang ditemukan dalam apel membantu menjaga kesehatan jantung.
Flavonol ini, sejenis flavonol, menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Bahkan, tim peneliti gabungan dari AS dan Inggris menganalisis 157 uji klinis dan 15 studi dan menemukan bahwa mengonsumsi satu apel setiap hari, setara dengan 400-600 mg flavan-3-ol, membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah stroke. Apel juga baik dikonsumsi saat merasa lelah, karena kandungan vitamin C-nya yang melimpah meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu meredakan kelelahan.
Sebaiknya apel dicuci bersih dan dimakan bersama kulitnya. Kulit apel kaya akan pektin, serat makanan yang membantu mencegah sembelit. Pektin mendorong pertumbuhan bakteri asam laktat di usus, yang kemudian membantu menghilangkan zat berbahaya melalui feses. Pektin juga membantu mencegah diabetes dengan menyerap karbohidrat. Apel juga efektif untuk menurunkan berat badan. Menurut sebuah studi di Pennsylvania State University, mereka yang mengunyah apel mengonsumsi sekitar 15% lebih sedikit kalori. Kulit apel juga mengandung antosianin, yang memiliki sifat antioksidan.
◇Jika pencernaan Anda lancar, Anda bisa memakannya di malam hari.
Meskipun kaya akan nutrisi, alasan apel tidak disarankan untuk makan malam berkaitan dengan kesehatan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh serat larut, pektin, yang terdapat pada kulit apel. Mengonsumsi apel yang kaya pektin setelah sarapan dapat merangsang usus, sehingga memudahkan buang air besar. Namun, peningkatan frekuensi buang air besar di malam hari justru dapat mengganggu tidur.
Hal ini karena serat makanan yang tidak tercerna menghasilkan gas saat Anda tidur, sehingga Anda merasa kembung setelah bangun tidur. Selain itu, asam organik dalam apel meningkatkan keasaman lambung, jadi makan apel sebelum tidur dapat memperburuk rasa panas di dada saat Anda berbaring.
Untuk menikmati manfaat apel secara maksimal, sebaiknya apel dikonsumsi di pagi hari. Namun, jika Anda memiliki sistem pencernaan dan perut yang sehat, mengonsumsi satu atau dua potong apel di malam hari pun tidak masalah.
===========
Sejak kecil, apel di pagi hari selalu dianggap sebagai sesuatu yang berharga.
Ibuku berulang kali mengatakan itu padaku
Saya berusaha untuk tidak memberinya buah apa pun di malam hari.
Tergantung pada perbedaan individu
Tidak apa-apa memakannya di malam hari.
Dan Anda sebaiknya meminumnya sebelum atau sesudah makan.