소싯적에 화롯불에 둘러 앉아 군고구마 까먹던 시절이 생각나네요 벌써 군고구마 계절인가 싶네요
Sebuah penelitian menemukan bahwa ubi jalar domestik mengandung 34 jenis turunan asam fenolik dengan efek antioksidan yang sangat baik.
Ubi jalar merupakan salah satu tanaman pangan yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia, dan asam fenolik yang terkandung dalam ubi jalar dilaporkan memiliki sifat antioksidan yang luar biasa, termasuk penghambatan oksidasi intraseluler. Namun, penelitian tentang identifikasi dan perbandingan jenis turunan asam fenolik serta analisis kandungannya dalam ubi jalar Korea masih terbatas. Oleh karena itu, tim peneliti dari Administrasi Pembangunan Pedesaan melakukan analisis rinci terhadap ubi jalar Korea.
Hasil penelitian mengkonfirmasi bahwa varietas ubi jalar ungu "Shinjami" yang dikembangkan oleh Institut Nasional Ilmu Tanaman mengandung total 34 jenis turunan asam fenolik, termasuk asam isoklorogenik A. Di antaranya, enam jenis asam hidroksibenzoat diidentifikasi dalam ubi jalar untuk pertama kalinya di dunia. Tim peneliti mengumumkan komponen yang baru diidentifikasi tersebut dengan nama asam nasiformik dan asam dariformik.
Juga Ubi jalar ungu, Shinjami, mengandung 83,8 mg asam fenolik per 100 g berat kering, yang mana 3,2 kali dan 6,6 kali lebih tinggi daripada ubi jalar kastanye, Jinhongmi (26,3 mg) dan ubi jalar labu, Juhwangmi (12,7 mg), masing-masing.
Di masa lalu, hasil percobaan yang dilakukan oleh tim peneliti dari Departemen Pangan dan Gizi di Universitas Changshin dan Departemen Pangan, Gizi dan Ilmu Hayati di Universitas Nasional Gyeongnam juga menunjukkan bahwa komponen antioksidan (komponen fenol) pada varietas ubi jalar tinggi dalam urutan ubi jalar ungu, ubi jalar labu, dan ubi jalar biasa.
Alasan ubi ungu memiliki sifat antioksidan yang sangat baik adalah karena kandungan antioksidannya yang disebut 'antosianin'.
Antosianin adalah pigmen polifenol merah. Setelah masuk ke dalam tubuh, antosianin membantu menghilangkan oksidan yang dihasilkan oleh radikal bebas dan mencegah peradangan. Warna ungu pekat pada ubi ungu berasal dari kandungan antosianinnya yang tinggi (3,8-4,7 mg per gram). Jika Anda ingin meningkatkan asupan antioksidan, ubi ungu lebih baik untuk Anda daripada ubi biasa yang berwarna kuning.
Yoo Seon-mi, kepala Divisi Pangan dan Gizi di Administrasi Pembangunan Pedesaan, mengatakan, "Penelitian ini merupakan langkah penting dalam mengamankan informasi gizi untuk meningkatkan kesehatan nasional," dan menambahkan, "Kami akan terus membangun informasi dasar agar produk pertanian kita dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan budaya gizi yang sehat."
===============
Sepertinya aku harus menyuruh mereka menanam ubi ungu tahun depan.
Apakah kali ini ubi jalar??
Sepertinya aku harus bertanya pada orang tuaku.
Gel ubi ungu memiliki efek antioksidan yang sangat baik.