“Lelah...” Bukan karena penurunan stamina, tapi karena kelebihan beban di ‘sini’
“Lelah...” Bukan karena penurunan stamina, tapi karena kelebihan beban di ‘sini’
Banyak orang tidur berlebihan atau berolahraga di akhir pekan untuk mengatasi kelelahan yang menumpuk. Namun, penyebab kelelahan mungkin bukan karena kekuatan fisik, melainkan karena 'mitokondria'. Mari kita pelajari penyebab dan solusi untuk mengganggu produksi energi mitokondria.
◇Kelelahan meningkat akibat kelebihan beban mitokondria dalam tubuh
Kelelahan terjadi karena kelebihan beban aktivitas mitokondria dalam tubuh. Mitokondria ada sekitar 200 di setiap sel tubuh kita, dan totalnya mencapai 1 kuintiliun di seluruh tubuh. Mitokondria adalah 'pabrik energi' tubuh kita. Mitokondria berfungsi mengubah glukosa dalam darah menjadi bahan bakar energi. Untuk menghasilkan cukup bahan bakar energi ini, diperlukan oksigen yang cukup. Jika glukosa diubah menjadi bahan bakar energi tanpa oksigen, jumlah energi yang dihasilkan akan berkurang menjadi sepersepuluh.
Sebagai produk sampingan, zat penyebab nyeri seperti 'asam laktat' juga terbentuk. Ketika jumlah energi yang dihasilkan berkurang, tubuh menjadi cepat lelah bahkan dengan sedikit aktivitas dan konsentrasi pun menurun. Jika zat penyebab nyeri seperti asam laktat terbentuk, tubuh akan terasa nyeri dan kelelahan menjadi lebih parah.
◇Stres dan obesitas menyebabkan kelebihan beban pada mitokondria
Penyebab utama yang menyebabkan kelebihan beban mitokondria meliputi stres, kurang tidur, obesitas, dan hipotiroidisme. Ketika mengalami stres, hormon seperti kortisol yang merangsang tubuh dilepaskan, menyebabkan tekanan darah meningkat dan pernapasan menjadi lebih cepat. Akibatnya, konsumsi energi tubuh secara alami meningkat pesat. Pada saat ini, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi tersebut, mitokondria harus menghasilkan energi dengan cepat dalam kondisi kekurangan oksigen, sehingga jumlah produksi energi berkurang.
Jika terjadi hipofungsi tiroid, hormon tiroid yang diperlukan untuk metabolisme tubuh berjalan lancar diproduksi dalam jumlah yang sedikit. Akibatnya, metabolisme mitokondria melambat sehingga energi yang dibutuhkan tubuh tidak cukup diproduksi, menyebabkan rasa lelah. Pada orang yang gemuk, banyak sel lemak mengeluarkan zat yang menyebabkan peradangan. Jika terjadi peradangan dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh kita akan aktif bergerak dan membutuhkan banyak oksigen. Karena kekurangan oksigen, energi diproduksi di mitokondria dengan kekurangan oksigen, sehingga jumlah energi yang dihasilkan berkurang dan menyebabkan kelelahan.
◇Berjalan di bawah sinar matahari dan mengonsumsi beri-berian
Untuk mengatasi kelelahan, pertama-tama harus mencari dan menghilangkan penyebabnya. Olahraga secara teratur juga sangat membantu. Saat berolahraga, zat yang disebut miokain yang diproduksi oleh otot membantu menghilangkan zat peradangan dalam tubuh. Jika peradangan dalam tubuh berkurang, energi yang digunakan untuk melawan peradangan dapat dihemat, sehingga tingkat kelelahan berkurang.
Berjalan di bawah sinar matahari juga membantu mengatasi kelelahan kronis. Saat terkena sinar matahari, tubuh memproduksi vitamin D, yang menghambat peradangan dalam tubuh dan memperkuat sistem kekebalan. Endorfin yang dilepaskan saat berjalan juga memiliki efek meredakan stres. Mengonsumsi buah beri seperti anggur, raspberry, dan cranberry secara teratur juga baik. Banyaknya resveratrol dalam buah beri mengaktifkan fungsi mitokondria.
=============
Saya merasa hidup dengan kelelahan kronis.
Mendapatkan sinar matahari ..
Hari ini juga sinar matahari sangat cerah.
Keluar sebentar dan terkena sinar matahari, pasti akan memberi efek, kan?