ㅋㅋㅋ 전, 참 안좋은 자세로 잔답니다~ㅎㅎ 엎드려 잔답니다~ㅎㅎ 아주 오래전에 가로등 불빛이 너무 밝아서 자던게 지금까지~ㅎㅎ 잘 안 고쳐지더라구요, 이젠 한번쯤은 바꾸려고 노력해볼게요^^
Apakah Anda lebih sering mengalami mimpi buruk jika tidur miring ke kanan?
Apakah Anda lebih sering mengalami mimpi buruk jika tidur miring ke kanan?
Jika Anda mengalami mimpi buruk yang terus-menerus, cobalah mengubah posisi tidur Anda. Tergantung pada arah tidur Anda, organ dalam Anda mungkin bergeser, memengaruhi kualitas tidur Anda.
Orang yang tidur miring cenderung lebih jarang mengalami mimpi buruk jika mereka tidur miring ke kanan daripada ke kiri. Sebuah studi oleh Profesor Mehmet Yücel AĞARGÜN dan timnya dari Departemen Psikiatri di Rumah Sakit Universitas Vasilas Medipol Mega, yang diterbitkan dalam jurnal Sleep and Hypnosis, menemukan bahwa orang yang tidur miring ke kiri memiliki peluang 40,9% untuk mengalami mimpi buruk, sementara mereka yang tidur miring ke kanan hanya memiliki peluang 14,6% untuk mengalami mimpi buruk. Lebih lanjut, banyak orang yang tidur miring ke kanan melaporkan mengalami mimpi yang lebih nyaman dan aman, bahkan dalam penilaian subjektif.
Meskipun alasan pastinya belum jelas, sebuah studi tahun 2018 berhipotesis bahwa tidur telentang memengaruhi jantung. Tim peneliti mengamati perubahan aktivitas jantung pada peserta ketika mereka tidur miring ke kiri atau ke kanan, dan menemukan bahwa tidur miring ke kiri sedikit menekan jantung, sehingga memberikan lebih banyak tekanan padanya. Tim tersebut berhipotesis bahwa ini mungkin disebabkan oleh peningkatan tingkat stres, yang mengaktifkan sistem saraf simpatik, membuat tubuh memasuki mode siaga dan berpotensi menyebabkan mimpi buruk. Sebaliknya, tidur miring ke kanan tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam aktivitas jantung.
Namun, lebih aman bagi ibu hamil untuk tidur miring ke kiri. Hal ini karena vena cava inferior, yang memasok darah ke janin, terletak di sisi kanan, dan tidur miring ke kanan dapat menekan vena cava inferior.
Jika Anda menderita apnea tidur, yang menyebabkan Anda berhenti bernapas selama sekitar lima detik saat tidur, tidur miring dapat mengurangi risiko mimpi buruk, meskipun tidur menghadap langit-langit lebih mudah. Berbaring telentang dapat menyebabkan jakun Anda menghalangi jalan napas, sehingga pernapasan menjadi lebih sulit. Pada akhirnya, otak Anda akan terbangun secara berkala, mencegah Anda memasuki tidur nyenyak. Hal ini dapat menyebabkan mimpi yang dipenuhi kecemasan dan kekhawatiran. Anda juga mungkin mengalami kelumpuhan tidur, suatu kondisi yang umumnya dikenal sebagai "kelumpuhan tidur," di mana Anda hanya sadar saat tidur.
Tidur tengkurap juga meningkatkan kemungkinan mimpi buruk. Sebuah tim peneliti dari Universitas Shuyun Hong Kong mensurvei lebih dari 670 orang dewasa tentang mimpi mereka saat tidur telentang, miring, dan tengkurap. Mereka menemukan bahwa orang yang tidur tengkurap lebih cenderung bermimpi tentang pelecehan dan perundungan. Tim tersebut menjelaskan, "Saat Anda tidur tengkurap, Anda kekurangan udara saat bernapas, yang membuat tubuh Anda merasa terancam, sehingga mengubah mimpi Anda."
Sementara itu, untuk menghindari mimpi buruk, menjaga kebersihan tidur yang baik (kebiasaan gaya hidup untuk tidur malam yang nyenyak) sama pentingnya dengan posisi tidur Anda. Pertama, tidurlah dan bangunlah pada waktu yang sama. Tidur adalah salah satu dari banyak ritme biologis tubuh kita. Jika waktu tidur dan bangun Anda bervariasi setiap malam, akan lebih sulit untuk mencapai tidur nyenyak gelombang lambat. Pastikan lingkungan tidur Anda tenang, tidak terlalu terang, dan tidak terlalu panas atau dingin. Terakhir, hindari stres atau ketegangan berlebihan sebelum tidur. Hindari aktivitas yang merangsang seperti berpikir atau membaca, dan hindari minuman berkafein.
=================
Saya tidur nyenyak tanpa gangguan...
Mereka mengatakan bahwa tidur miring ke kanan juga dapat menyebabkan esofagitis refluks.
Saya berusaha tidur miring ke kiri sebisa mungkin.
Atau cukup tidur lurus saja.
Mimpi buruk banget...