그래서 저는 혼합곡을 따로 구매해서 약 7대3의 비율로 먹고 있습니다. 그래선지 혈당도 괜찮게 잡히는거 같더라고요.
Makanan ini yang dikonsumsi setiap hari membuat darah menjadi kental dan keruh
Makanan ini yang dikonsumsi setiap hari membuat darah menjadi kental dan keruh
Darah dalam tubuh kita memainkan peran yang sangat penting. Secara dasar, sirkulasi darah yang baik adalah kunci kesehatan tubuh. Namun, nasi putih yang disajikan setiap hari di meja makan atau daging olahan dapat memperburuk kesehatan darah. Mari kita pelajari makanan-makanan utama yang beracun bagi kesehatan darah.
◇ Nutrisi berlebih membuat darah menjadi kental
Penyebab utama yang membuat darah menjadi keruh adalah 'kelebihan nutrisi'. Darah mengumpulkan limbah dari setiap sel dan mengirimkannya ke ginjal untuk dikeluarkan dari tubuh, tetapi jika terlalu banyak nutrisi atau limbah tertinggal dan menumpuk, darah menjadi kental. Kelebihan nutrisi terkait dengan pola makan tinggi kalori yang terdiri dari protein hewani atau lemak. Selain itu, jika kadar glukosa dalam darah meningkat secara tidak normal akibat diabetes, kemungkinan darah menjadi tercemar juga besar. Jika darah keruh atau lengket sehingga tidak mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh, dapat terjadi pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah atau arteriosklerosis, di mana pembuluh darah kehilangan elastisitas dan menyempit. Oleh karena itu, untuk kesehatan pembuluh darah, perbaikan pola makan secara mendasar sangat penting.
◇Perhatikan konsumsi daging olahan atau biji-bijian yang telah diproses, karena ini adalah tiga makanan utama yang dapat membuat darah menjadi keruh.
Makanan yang mengandung trans lemak
Makanan seperti gorengan atau donat yang mengandung kadar trans lemak tinggi sebaiknya dikonsumsi seminimal mungkin. Trans lemak adalah lemak yang secara buatan dibuat dengan menambahkan hidrogen ke lemak nabati cair agar menjadi padat. Jika mengkonsumsi trans lemak secara berlebihan, kadar kolesterol LDL akan meningkat, dan darah menjadi kental, yang dapat menyebabkan hipertensi atau penyakit kardiovaskular. Faktanya, menurut Studi Kesehatan Perawat (Nurses’ Health Study), berdasarkan jumlah konsumsi trans lemak yang dibagi menjadi lima tingkat, kelompok dengan konsumsi tertinggi memiliki risiko penyakit kardiovaskular 1,33 kali lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan konsumsi terendah.
Daging olahan
Daging olahan menggunakan bagian lemak bukan daging tanpa lemak sehingga kadar kolesterolnya tinggi. Sebagian besar mengandung natrium untuk pengawetan makanan, dan natrium ini dapat meningkatkan tekanan darah. Ketika kadar natrium dalam darah meningkat, terjadi fenomena osmotik, di mana cairan dari sel keluar ke dalam darah, meningkatkan volume darah dan menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Gandum yang diproses
Gandum putih dan tepung terigu yang merupakan biji-bijian yang diproses juga dapat memperburuk kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Biji-bijian yang diproses terdiri dari 'gula sederhana' yang terdiri dari satu molekul glukosa, sehingga cepat diserap oleh tubuh dan secara drastis meningkatkan kadar gula darah. Jika proses ini diulang, dapat menyebabkan diabetes dan mulai merusak pembuluh darah, secara alami meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.
Makanan ini yang dikonsumsi setiap hari membuat darah menjadi kental dan keruh© Disediakan oleh: Health Chosun