아 잘 챙겨 먹어야겠어요 뭐든 적당히 잘
(Protein) "Merasa lesu, merasa depresi"... 5 tanda kekurangan protein
"Tubuh terasa lesu, suasana hati terasa muram"... 5 tanda kekurangan protein
Saat Anda mengurangi asupan makanan untuk menurunkan berat badan, mudah untuk mengurangi asupan protein juga. Padahal, protein memainkan peran penting dalam menjaga dan memperkuat otot.
Protein juga merupakan nutrisi penting bagi tubuh kita, memberikan rasa kenyang, mengurangi rasa lapar, menstabilkan kadar gula darah, dan berkontribusi pada pertumbuhan rambut dan kuku yang sehat. Dengan kata lain, kekurangan protein dapat merusak kesehatan Anda saat mencoba menurunkan berat badan.
Asupan protein bervariasi. Tubuh kita hanya dapat menyerap 20-30 gram protein dalam sekali makan, jadi lebih baik membagi asupan protein ke dalam beberapa kali makan daripada memakannya sekaligus.
Asupan protein harian yang direkomendasikan adalah 0,8g per kilogram berat badan. Jadi, jika berat badan Anda 60kg, Anda perlu mengonsumsi sekitar 48g protein. Berdasarkan data dari WebMD, sebuah media kesehatan dan medis AS, kami meneliti sinyal yang dikirim tubuh kita ketika kita tidak mendapatkan cukup protein.
“Meskipun sudah berolahraga, tubuhku tetap terasa ‘kendur’”
Jika Anda berolahraga keras dan menurunkan berat badan tetapi kekurangan elastisitas, itu mungkin disebabkan oleh asupan protein yang tidak mencukupi. Asupan protein setelah berolahraga sangat penting untuk memulihkan dan mengencangkan serat otot yang hilang akibat diet dan olahraga.
Ini bukan berarti Anda harus makan besar setelah berolahraga. Cukup ngemil kacang-kacangan, polong-polongan, atau telur. Satu butir telur atau 30 gram kacang-kacangan akan menyediakan sekitar 6 gram protein.
“Aku sangat ingin makan sesuatu yang manis”
Protein membantu mengontrol nafsu makan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Karena karbohidrat dicerna lebih cepat daripada protein, makanan yang kaya karbohidrat dapat membuat Anda lebih cepat lapar. Selain itu, makanan yang kekurangan protein tidak memberikan rasa kenyang yang cukup, sehingga menyebabkan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis atau berlemak.
Ikan, daging tanpa lemak, dada ayam, dan protein nabati murni juga merupakan pilihan yang baik. Menggabungkan makanan-makanan ini ke dalam setiap hidangan akan mengurangi keinginan Anda untuk mengonsumsi makanan manis. Rasio diet 40% protein, 30% lemak, dan 30% karbohidrat efektif.
“Kulit yang mengelupas dan bersisik”
Sekalipun Anda berhasil menurunkan berat badan melalui pengendalian diet, kulit Anda seringkali tetap kusam dan bersisik. Protein menutrisi rambut, kuku, dan kulit, membantu membuat kulit kering dan kasar tampak lebih sehat.
Kekurangan protein selama diet dapat menyebabkan kulit kasar, rambut menipis, dan bahkan kerontokan rambut. Masalah-masalah ini juga dapat dicegah melalui asupan protein yang cukup.
“Aku sangat mengantuk dan lelah.”
Mengonsumsi makanan rendah protein dan tinggi karbohidrat dapat dengan mudah menyebabkan kantuk. Hal ini dapat menyebabkan "kabut otak," yaitu pikiran yang kabur, kelelahan, dan kesulitan berkonsentrasi.
Kekurangan zat besi, yang menyebabkan anemia, juga dapat menyebabkan kelelahan yang ekstrem. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan tinggi protein, seperti daging sapi atau kacang-kacangan, dapat membantu meredakan kelelahan.
“Sedih dan murung”
Asam amino yang membentuk protein membantu memproduksi serotonin dan dopamin, yang berkontribusi pada perubahan suasana hati. Oleh karena itu, asupan protein yang tidak mencukupi dapat menyebabkan masalah seperti peningkatan depresi dan perubahan suasana hati.
Asupan protein yang cukup meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, meskipun Anda mengurangi asupan kalori, Anda harus selalu merencanakan diet Anda dengan mempertimbangkan nutrisi ini.
================
Sepertinya tubuhku mengirimkan sinyal ketika aku kekurangan protein.
Apakah karena tidak ada daging di dalamnya?
Merasa sedih dan murung, ini agak tidak biasa.
Lelah dan mengantuk
Saya kira itu adalah kekurangan vitamin,
Itu adalah kesalahan berpikir.