정보 감사합니다 맛점하세요
Saat memasak, kulit buah dan sayuran sering dibuang. Namun, yang mengejutkan, kulit beberapa makanan ternyata beberapa kali lebih bergizi. Mari kita jelajahi buah dan sayuran yang lebih sehat jika dimakan bersama kulitnya.
◇Ubi jalar
Antosianin dalam kulit ubi jalar membantu menghilangkan radikal bebas dari tubuh. Kulit ubi jalar juga kaya akan beta-karoten, yang berubah menjadi Vitamin A setelah diserap, membantu mencegah penuaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan serat yang tinggi pada kulit ubi jalar juga membantu melancarkan buang air besar. Karena Vitamin C tetap berada dalam pati bahkan setelah dikukus atau direbus, mengonsumsi kulitnya meningkatkan manfaat kesehatannya. Jika Anda tidak suka kulitnya menjadi keras, sebaiknya cincang halus mentah dan makan dalam salad. Untuk makan ubi jalar dengan kulitnya, Anda harus mencuci bersih semua kotoran dan serpihan. Cukup cuci ubi jalar di bawah air mengalir, gosok perlahan dengan spons lembut atau tangan Anda.
◇ Labu manis
Kulit labu butternut kaya akan asam fenolik, antioksidan yang tidak ditemukan di dagingnya. Asam fenolik mencegah penuaan dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga efektif dalam mencegah penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, bermanfaat untuk mengukus dan memakan labu butternut dengan kulitnya, atau mengumpulkan bijinya, mengeringkannya selama 3 hingga 4 hari, lalu menyeduhnya menjadi teh. Labu butternut bergizi tidak hanya pada kulitnya tetapi juga pada bijinya. Biji labu mengandung kalsium dan magnesium, sehingga bermanfaat bagi anak-anak yang sedang tumbuh dan lansia yang perlu memperkuat tulang, saraf, dan otot mereka. Dianjurkan untuk mencuci biji secara menyeluruh, mengeringkannya, lalu mengupasnya sebelum dimakan.
◇ Bawang
Kulit bawang mengandung 30 hingga 40 kali lebih banyak antioksidan yang disebut flavonoid daripada daging bawangnya. Flavonoid mengurangi respons peradangan pada pembuluh darah dan menghilangkan radikal bebas yang menyebabkan penuaan sel, sehingga mencegah demensia pikun dan penyakit Parkinson. Quercetin, antioksidan lainnya, menurunkan kadar kolesterol darah dan membersihkan pembuluh darah. Karena sulit untuk mengonsumsi kulit bawang mentah, disarankan untuk merendam seluruh bawang dalam air untuk membuat kaldu atau mengeringkannya dan mengonsumsinya sebagai bubuk.
◇Apel
Antosianin, yang memberi warna merah pada kulit apel, kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari enzim aktif dan efektif dalam memperkuat fungsi paru-paru. Serat makanan pektin yang ditemukan dalam kulit apel memfasilitasi motilitas gastrointestinal, membantu mencegah sembelit. Selain itu, kulit apel mengandung asam ursolat, yang membantu mencegah obesitas dan membantu mengontrol gula darah. Namun, lebih aman untuk memotong tangkai apel sebelum dimakan, karena residu pestisida sering ditemukan.
◇ Kacang Tanah
Baik kulit luar maupun kulit dalam kacang tanah kaya akan nutrisi. Kulit luarnya kaya akan luteolin, yang membantu mengurangi peradangan otak dan meningkatkan daya ingat. Kulit luar dapat dicuci bersih dan direndam dalam air mendidih untuk membuat teh. Kulit bagian dalam yang berwarna merah kaya akan antioksidan seperti katekin, sehingga efektif dalam mencegah penyakit termasuk kanker. Kulit bagian dalam juga mengandung banyak serat, yang memberikan rasa kenyang dan melancarkan buang air besar. Jika kulit bagian dalam sulit dimakan karena tekstur atau alasan lain, dapat dikukus atau ditambahkan ke nasi. Menurut Badan Pembangunan Pedesaan, nasi yang dimasak dengan kacang tanah (mengandung 10% kacang tanah) memiliki kandungan antioksidan, protein, dan mineral dua kali lipat dibandingkan nasi biasa.
=================
Saya suka kulit luar semua sayuran dan buah-buahan.
Ubi jalar dan kacang tanah. Entah kenapa, aku merasa ini bakal sulit hahaha.
Mereka bilang bawang bombay bagus untuk membuat kaldu.
Meskipun saya khawatir tentang residu pestisida,
Saya rasa akan enak juga jika kulit luarnya dimakan setelah dicuci bersih.
Saya sangat suka apel dan labu.