가끔은 두부를 얼려야겠네요~~냉장고에 오래뒀다 버리기도 했는데... 올해는 두부로 콩물 만들어 콩국수 많이 해먹었는데 맛있더라구요~
Saat membeli tahu kemasan, Anda akan selalu menemukan cairan keruh kekuningan di dalamnya. Beberapa orang, karena percaya cairan ini mengandung pengawet atau bahan tambahan lainnya, membilas tahu sebelum dimakan. Tapi sebenarnya apa cairan di dalam tahu kemasan itu? Apakah Anda benar-benar perlu membilasnya sebelum dimakan?
Air yang terkandung dalam tahu kemasan adalah air minum. Karena bersih, meminumnya tidak menimbulkan risiko kesehatan. Bahan pengisi ini ditambahkan untuk tujuan perlindungan produk, mencegah tahu pecah atau rusak selama distribusi atau penjualan. Oleh karena itu, kecuali produsen secara khusus menyatakan bahwa "tahu harus dicuci sebelum dikonsumsi," tahu kemasan tidak perlu dicuci sebelum dikonsumsi. Alasan airnya terlihat keruh adalah karena nutrisi, seperti protein, dalam tahu telah diekstraksi.
Namun, menurut blog resmi Pulmuone, jika Anda meninggalkan tahu di dalam mobil selama dua hingga tiga jam setelah membelinya dari supermarket, atau jika sudah beberapa waktu berlalu, disarankan untuk membilasnya sebelum dimasak. Hal ini karena nutrisi yang diekstrak dari tahu, makanan berprotein tinggi, dapat menyebabkan mikroorganisme tumbuh di dalam air. Selain itu, setelah dibuka, sebaiknya buang air isi ulang dari kemasan tahu daripada menggunakannya kembali untuk memasak. Hal ini karena mikroorganisme dapat dengan cepat tumbuh di dalam air isi ulang yang kaya nutrisi dan terpapar udara.
Jika Anda perlu menyimpan tahu yang sudah dibuka untuk waktu yang lama, rendam dalam air dan simpan di lemari es. Menaburkan satu sendok garam akan membantu menjaga kesegarannya lebih lama. Namun, disarankan untuk mengganti airnya sekitar sekali sehari. Metode lain adalah dengan meniriskan airnya, membungkusnya dengan plastik, lalu membekukannya. Saat tahu dibekukan, kadar airnya hilang, tetapi nutrisi seperti protein terkonsentrasi, sehingga kandungan protein per gram meningkat sekitar enam kali lipat. Saat menggunakan tahu beku dalam masakan, cairkan tahu pada suhu ruang atau panaskan dalam microwave selama 3 hingga 5 menit sebelum dimasak.
Sementara itu, tahu, yang terbuat dari kedelai, adalah makanan yang sangat bergizi. Menurut Tabel Komposisi Pangan Standar Nasional dari Badan Pembangunan Pedesaan, tahu mengandung 9,62 gram protein per 100 gram, yang membantu meningkatkan kekuatan otot dan kekebalan tubuh. Memang, protein adalah komponen kunci sel imun dan bahan baku untuk enzim yang mengatur aktivitas metabolisme dalam tubuh.
Isoflavon dalam tahu sangat efektif dalam meredakan gejala menopause pada wanita. Struktur kimianya mirip dengan hormon estrogen wanita, yang berarti memiliki efek serupa dalam tubuh. Tahu juga mengandung berbagai nutrisi, termasuk seng, magnesium, zat besi, dan kalsium. Selain itu, tahu rendah kalori, yaitu 97 kkal per 100 g, menjadikannya makanan diet yang ideal.
================
Orang di dalam wadah tahu
Saya langsung membuangnya,
Tidak apa-apa untuk memakannya...
Warna kuning tersebut merupakan kandungan protein.