Saya menyesal telah terlalu ragu-ragu karena khawatir dengan rasa sakit akibat Ultherapy.
Ketika saya pertama kali mempelajari prosedur ini, hal yang paling saya ragukan bukanlah efektivitasnya, melainkan rasa sakitnya.
Saya mendengar orang-orang di sekitar saya mengatakan bahwa Ultherapy cukup menyakitkan, jadi saya akhirnya takut tanpa alasan.
Namun, karena saya sudah mulai khawatir tentang elastisitas wajah, rasanya sayang jika membiarkannya begitu saja tanpa melakukan apa pun.
Secara khusus, setelah mengambil foto, saya terus memperhatikan bahwa garis rahang saya terlihat lebih buram daripada sebelumnya.
Jadi, saya menelusuri berbagai ulasan untuk mencari tahu seberapa banyak rasa sakit yang sebenarnya dialami orang-orang dengan Ultherapy.
Saya semakin bingung karena setiap ulasan menceritakan kisah yang berbeda, dan akhirnya saya menyadari bahwa tingkat perasaan orang-orang mungkin bervariasi.
Saya bukan tipe orang yang tahan terhadap rasa sakit, jadi saya menanyakan tentang rasa sakit Ultherapy terlebih dahulu selama konsultasi.
Setelah konsultasi, saya diberi tahu bahwa sensasi yang dirasakan mungkin berbeda-beda tergantung pada kondisi kulit dan area yang dirawat, sehingga saya memiliki gambaran kasar tentang apa yang akan terjadi sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur tersebut.
Ketika hari itu tiba, saya jauh lebih gugup daripada yang saya duga.
Saat ulasan-ulasan yang saya cari tanpa alasan muncul satu per satu, saya juga khawatir tentang apa yang harus dilakukan jika rasa sakit akibat Ultherapy menjadi parah.
Setelah benar-benar menerimanya, saya menyadari bahwa itu bukan hanya prosedur yang nyaman.
Tergantung pada area mana, ada saat-saat ketika terasa perih atau berat, dan ada juga bagian-bagian yang membuatku tersentak sesaat.
Namun, ternyata tidak seburuk yang saya takutkan.
Sebenarnya, intensitasnya terasa berbeda di beberapa tempat, jadi saya merasa acaranya berjalan lebih baik dari yang saya harapkan.
Setelah prosedur selesai, saya bertanya-tanya apakah saya terlalu takut, atau lebih tepatnya, apakah saya yang terlalu takut dengan rasa sakit akibat Ultherapy itu sendiri.
Setelah beberapa hari, saya hampir tidak peduli lagi dengan ketidaknyamanan yang saya rasakan selama prosedur tersebut.
Berdasarkan pengalaman pribadi saya, saya merasa itu bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, dengan asumsi itu pasti akan menyakitkan.
Tentu saja, Anda harus ingat bahwa orang yang sensitif terhadap rasa sakit mungkin merasakannya secara berbeda bagi setiap orang.
Jika saya mempertimbangkan ini lagi, saya rasa saya tidak akan membatalkan keputusan tersebut hanya berdasarkan rasa sakit akibat Ultherapy.
Sebenarnya saya pikir akan lebih baik jika saya menyebutkan terlebih dahulu selama konsultasi bahwa saya cenderung sensitif terhadap rasa sakit dan agar mendapat penjelasan yang menyeluruh.
Sebelum menjalani prosedur, saya membayangkan rasa sakit Ultherapy hanya berdasarkan apa yang saya baca di internet, tetapi setelah mengalaminya sendiri, saya menyadari bahwa rasa sakitnya sangat bervariasi dari orang ke orang.
Akibatnya, saya belajar lebih banyak dari pengalaman sebenarnya daripada mengkhawatirkan rasa sakit akibat Ultherapy.
Persepsi saya bahwa itu adalah prosedur yang harus saya jalani apa pun yang terjadi telah sedikit berubah, dan saya merasa penting untuk menilai apakah itu dapat saya tangani.
Jika saya diberi kesempatan untuk memilih lagi, saya berencana untuk berkonsultasi dengan tenang terlebih dahulu, daripada membuat keputusan hanya berdasarkan kekhawatiran saya tentang rasa sakit akibat Ultherapy.
울쎄라 후 주의사항, 뭐가 있을까?
👉 울쎄라 정보 보러가기








