Pipi cekung, lipatan nasolabial, dan lipatan kulit kendur—apakah sebaiknya diisi atau dikencangkan? Saya juga telah merangkum berbagai jenis suntikan kolagen!
Jika Anda khawatir tentang pipi cekung, lipatan nasolabial, atau garis-garis di dahi, apakah Anda bingung harus berbuat apa? Saya telah menyusun panduan.
Pertama, ada sebuah prinsip: jika yang menjadi masalah adalah kendur, angkatlah, dan jika yang menjadi masalah adalah kekosongan, isilah.
Mereka mengatakan bahwa kulit kendur seperti pita India dapat diangkat atau dikompresi dengan HIFU, sedangkan area yang cekung hanya dapat diisi dengan filler atau suntikan kolagen.
Filler memberikan hasil instan tetapi memiliki kelemahan yaitu berpotensi bergeser ke bawah, sedangkan suntikan kolagen bekerja dengan merangsang tubuh Anda untuk memproduksi kolagen.
Jenis-jenis suntikan kolagen Ada tiga.
Sculptra: Produk ini memiliki efek pengisi volume terkuat, tetapi memiliki risiko tertinggi terbentuknya nodul (pengerasan tidak merata). Jika nodul terbentuk, butuh waktu lama untuk hilang dan sangat membuat stres.
Juvereuk Volume: Meskipun ekspektasi volume lebih rendah daripada Sculptra, Juvereuk Volume dikatakan lebih direkomendasikan dalam hal keamanan karena risiko nodul yang lebih rendah.
Ultracol 200: Memiliki partikel paling halus dan digunakan pada area sensitif seperti di bawah mata.
Prinsip yang sama berlaku untuk lipatan nasolabial. Mereka mengatakan metode ini melibatkan pengangkatan area yang kendur dan pengisian area yang cekung dengan filler atau suntikan kolagen.
Masalah mana yang paling mengganggu Anda: pipi cekung, lipatan nasolabial, atau perban India?
Jika Anda pernah menjalani prosedur atau konsultasi apa pun, mohon bagikan pengalaman Anda kepada kami!









