Kurangi dari 'translemak'... 3 penyebab tak terduga yang memperburuk 'nyeri haid'
◆ Lemak trans
Translemak adalah lemak yang diubah dari keadaan cair menjadi semi-padat, yang meningkatkan risiko berbagai penyakit dewasa dan penyakit kardiovaskular. Makanan yang mengandung banyak translemak meliputi margarin, shortening, keripik kentang, kue kering, cracker, roti, kue, dan makanan gorengan. Translemak yang menjadi penyebab berbagai penyakit ini juga mempengaruhi organ reproduksi wanita.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal 'Reproduksi Manusia (Human Reproduction)', wanita yang mengonsumsi banyak lemak trans memiliki risiko endometriosis sekitar 50% lebih tinggi. Sebaliknya, jika mereka mengonsumsi banyak asam lemak omega-3 yang banyak terkandung dalam ikan, risiko endometriosis menurun sebesar 22%. Oleh karena itu, bagi wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur atau nyeri haid yang parah, merencanakan pola makan yang sehat sangat penting.
◆ Pestisida
Menurut sebuah studi yang memeriksa siklus menstruasi wanita yang istri petani yang sering menggunakan pestisida, siklus menstruasi mereka tidak normal dibandingkan dengan wanita biasa. Proporsi wanita yang mengalami volume menstruasi yang banyak, periode menstruasi yang lebih lama, atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali lebih tinggi.
Pada pakaian wanita seperti ini, ditemukan sejumlah besar pestisida, dan pestisida juga ditemukan dalam air minum. Menurut para ahli, pestisida mempengaruhi enzim aromatase yang memfasilitasi reaksi konversi testosteron menjadi estrogen, sehingga memperburuk rasa sakit. Oleh karena itu, saat minum air, pastikan untuk mengonsumsi air bersih yang telah disaring, dan sebisa mungkin makan makanan organik.
![[사진=클립아트코리아]](https://imgnews.pstatic.net/image/296/2024/04/03/0000076326_003_20240403063201442.jpg?type=w430)
◆ Tabir surya
Tabir surya dapat mengandung bahan tertentu yang berpotensi merugikan organ reproduksi. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam 'Jurnal Ilmu Lingkungan & Teknologi', peningkatan kadar senyawa benzofenon yang berfungsi sebagai bahan pelindung dari sinar ultraviolet dapat meningkatkan risiko terjadinya endometriosis. Saat memilih tabir surya, sebaiknya periksa label bahan dan pilih produk yang mengandung bahan alami sebisa mungkin.









