logo

4 Tipe Orang yang Menurut Psikiater Tidak Akan Pernah Mereka Jadikan Teman

Jika ada profesi yang mengamati orang lain dengan sangat cermat, psikiater adalah salah satunya. Melalui sesi konseling dan kasus yang tak terhitung jumlahnya, mereka memahami lebih baik daripada siapa pun pengaruh yang diberikan orang satu sama lain melalui nada suara, ekspresi wajah, dan energi mereka.

Oleh karena itu, mereka sebenarnya lebih berhati-hati daripada siapa pun dalam hal menjaga kedekatan dengan orang lain. Ada alasan mengapa mereka menghindari tipe orang tertentu.

 

1. Seseorang yang selalu berpura-pura menjadi korban

Orang-orang yang mengatakan "Saya diperlakukan tidak adil" atau "Saya hancur karena orang itu" apa pun yang terjadi, tidak pernah mencari akar permasalahan dalam diri mereka sendiri.

Mereka selalu menyalahkan faktor eksternal, menyebarkan emosi mereka, dan mengalihkan rasa bersalah kepada orang lain. Berada dekat dengan mereka membuatku kelelahan secara emosional tanpa kusadari.

 

2. Orang-orang yang semakin merendahkan harga diri Anda, semakin Anda berbicara dengan mereka

Mereka malah membandingkan, bukan memberi pujian, dan memberi ceramah, bukan berempati. Semakin lama kita berbicara, semakin buruk suasana hatiku, dan mereka memberikan kesan bahwa mereka meremehkanku.

Para psikiater tahu bahwa hubungan dengan orang seperti itu dapat berfungsi sebagai 'pelecehan tak berwujud'. Oleh karena itu, mereka dengan tegas menjaga jarak.

 

3. Seseorang yang memandang semua hubungan sebagai 'transaksi'

Pada akhirnya, teman dan kekasih dinilai berdasarkan apakah mereka "bermanfaat." Perhitungan lebih diutamakan daripada kehangatan, dan hubungan hanyalah sarana untuk mencapai tujuan.

Orang yang membangun hubungan berdasarkan syarat-syarat akan mengisolasi orang lain dan, pada akhirnya, mengisolasi diri mereka sendiri juga. Inilah alasan mengapa mereka tidak dapat membentuk hubungan yang mendalam.

 

4. Seseorang yang tidak dapat mengendalikan emosinya dan melampiaskannya.

Mereka mengulangi siklus marah dan menyesalinya, dan menggunakan orang-orang di sekitar mereka seperti tempat sampah emosi. Para psikiater tahu bahwa emosi adalah 'kekuatan yang harus dikendalikan,' bukan sesuatu yang boleh meluap.

Berada di dekat seseorang dengan perubahan suasana hati yang parah akan menghabiskan seluruh hidup Anda.

 

Teman adalah keluarga yang Anda pilih. Kestabilan mental dan kualitas kehidupan sehari-hari Anda bervariasi tergantung pada siapa yang Anda jadikan sebagai pendamping.

Orang-orang yang dijauhi oleh psikiater pada akhirnya juga adalah orang-orang yang seharusnya kita waspadai.

Hubungan adalah gerbang menuju emosi. Anda harus lebih berhati-hati dalam memilih siapa yang akan Anda beri akses ke pintu itu.

 

 

Dengan seseorang yang membuatku merasa semakin buruk semakin lama aku menghabiskan waktu bersamanya.

Sama sekali tidak perlu melakukannya bersama-sama.

Karena hidup itu singkat.

 
1
0
komentar4
  • gambar profil
    잭라빈3점팡팡
    맞는 말이에요
    보통 자존감이 낮으신분들이 저러더라구요
  • gambar profil
    이재철
    사람을 구별하고 판단하는좋은 방법 감사합니다 저도 이기준에 따라 분류해 봐야겠네요
  • gambar profil
    땡땡이
    맞아요 같이해서 좋은 에너지가 나오는
    사람이 좋지요
    저또한 그런 사람이 되어야하구요
  • gambar profil
    앱톰
    진짜 피곤한 사람들하고는 가까이 지낼 필요가 없어요~
    내몸 건강 관리하기도 힘든데 남들 받아줄 필요있나요~