Penyebaran keracunan makanan dari roti Pulmuwon... Lebih dari 200 orang yang bergejala terinfeksi tambahan di Sejong dan Buan
Seiring dengan dimulainya musim panas yang panas, kasus keracunan makanan akibat bakteri Salmonella meningkat.
Infeksi Salmonella yang terjadi setelah mengonsumsi produk roti tertentu di wilayah Chungbuk kemudian menyebar ke Sejong dan
Di Kabupaten Buan, Jeonbuk, jumlah pasien dengan gejala yang terkonfirmasi melebihi 200 orang.
Pada tanggal 13, Badan Pengendalian Penyakit menyatakan bahwa baru-baru ini terjadi kasus kejadian massal infeksi Salmonella terkait konsumsi produk roti.
Diketahui bahwa total 4 kasus telah dikonfirmasi. Jumlah orang yang menunjukkan gejala mencapai total 208 orang.
Gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi roti yang disediakan di dua kantin massal di Cheongju dan Jincheon, Chungbuk, pada tanggal 15 bulan lalu
Pasien yang terlihat telah keluar. Roti yang disediakan adalah 'Kue Gulung Krim Stroberi Kaya Kalsium' yang didistribusikan dan dijual oleh Foodmuse, bagian dari keluarga Pulmuone.
'Bar cokelat pisang dengan susu tinggi kalsium Our Mill' adalah. Hasil penyelidikan otoritas kesehatan menunjukkan bahwa produk tersebut dan pasien memiliki genotipe yang sama.
Bakteri Salmonella terdeteksi.
Kementerian Makanan dan Obat-obatan Korea Selatan telah mengeluarkan larangan penjualan dan penarikan produk tersebut pada tanggal 5 lalu.
Kementerian Kesehatan kemudian mengonfirmasi dua kasus keracunan makanan tambahan yang tampaknya terkait dengan produk tersebut di Sejong dan Buan. Di Kota Sejong, pada tanggal 16 bulan lalu, dan di Kabupaten Buan, Jeolla Utara, pada tanggal 15 bulan lalu, mereka yang mengonsumsi 'Kue Gulung Krim Stroberi dengan Kalsium Tinggi' mengeluhkan gejala keracunan makanan. Dengan demikian, hingga hari ini, jumlah orang yang menunjukkan gejala adalah 120 di Cheongju, 35 di Jincheon, 18 di Sejong, dan 35 di Buan.
Kementerian Kesehatan mengingatkan agar berhati-hati karena infeksi Salmonella meningkat seiring dengan kenaikan suhu akhir-akhir ini. Infeksi Salmonella biasanya terjadi melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut. Telur setengah matang atau unggas yang kurang matang merupakan sumber utama penularan. Terutama dalam kasus kali ini, infeksi juga dapat menyebar melalui roti yang menggunakan telur atau krim, sehingga diperlukan perhatian khusus.
===================
Mereka mengatakan akan melakukan pengembalian seluruh barang, jadi berhati-hatilah~









