운동도 식단처럼 다양하게 조절할 필요가 있나봐요 유산소, 무산소(근력), 스트레칭, 유연성의 균형을 잘 지키려고요 🙂
Lebih Tua Karena Olahraga? 5 Kebiasaan Olahraga yang Mempercepat Penuaan
Latihan yang teratur dapat menjaga kesehatan tubuh, tetapi tidak peduli seberapa keras Anda berusaha, beberapa kebiasaan tanpa sadar yang dilakukan justru dapat merusak usaha tersebut. Kesalahan-kesalahan ini dapat mempercepat penuaan tubuh dan menambah beban pada sendi dan otot, sehingga perlu diketahui dan dihindari. Media kesehatan Amerika, Eat this Not that, berdasarkan saran dari pelatih Michael Baah, menjelaskan cara mengenali dan memperbaiki kebiasaan olahraga yang salah sebagai berikut.
Latihan berlebihan tanpa istirahat = Salah satu kesalahan umum yang dilakukan banyak orang adalah terus berolahraga tanpa memastikan waktu istirahat yang cukup. Olahraga berlebihan tidak boleh diabaikan karena dapat menyebabkan peradangan kronis, peningkatan kadar kortisol, peningkatan risiko cedera, dan dapat mempercepat penuaan tubuh.
Anda harus mengambil waktu istirahat yang cukup selama berolahraga dan memastikan waktu pemulihan aktif (active recovery). Dengan melakukan ini, Anda dapat menjaga aktivitas tanpa memberi beban berlebihan pada tubuh. Disarankan juga untuk melakukan aktivitas ringan seperti yoga ringan, peregangan, atau latihan reaksi menggunakan bola tenis selama waktu pemulihan.
Kebiasaan menghindari latihan resistansi = Latihan kekuatan sangat penting untuk meningkatkan kekuatan otot dan tulang. Terutama semakin bertambah usia, pentingnya menjadi semakin besar. Menghindari latihan resistansi akan mempercepat kehilangan otot (sarkopenia) dan kehilangan tulang (osteoporosis), membuat tubuh menjadi lemah dan meningkatkan risiko cedera seiring bertambahnya usia.
Sebaiknya memasukkan 2-3 sesi latihan kekuatan setiap minggu ke dalam rutinitas olahraga Anda. Gerakan fungsional seperti deadlift, squat, dan push-up juga sangat penting. Jika sulit untuk pergi ke gym, disarankan juga untuk menggunakan benda rumah seperti resistance band atau botol air sebagai beban.
Fokus pada latihan intensitas tinggi= Melakukan latihan intensitas tinggi seperti lompat dan lari secara terus-menerus dapat menyebabkan penumpukan beban pada sendi seiring waktu, meningkatkan risiko osteoartritis atau cedera. Jangan hanya berfokus pada latihan intensitas tinggi, tetapi juga lakukan latihan alternatif dengan intensitas rendah seperti bersepeda, berenang, dan berjalan kaki. Latihan-latihan ini membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular tanpa memberi beban berlebih pada sendi. Selain itu, termasuk latihan kekuatan yang ramah sendi seperti step-up dan hip bridge untuk menciptakan rutinitas yang seimbang juga sangat dianjurkan.
Mengabaikan pemanasan dan pendinginan = Hal terpenting dalam rutinitas olahraga adalah 'pemanasan' dan 'pendinginan'. Mengabaikan proses ini meningkatkan risiko cedera, menyebabkan otot menjadi kaku, dan memperlambat pemulihan.
Saat memulai sesi latihan, beri sinyal kepada otot dengan melakukan pemanasan seperti memutar lengan dan mengayunkan kaki. Setelah selesai berolahraga, lakukan peregangan statis untuk melemaskan otot. Jika Anda memiliki bola pijat atau foam roller, gunakan untuk membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi darah.
Mengabaikan latihan mobilitas = Elemen kunci lain dari rutinitas olahraga yang sukses adalah latihan mobilitas. Saat berolahraga, mengabaikan kelenturan dan mobilitas akan membatasi rentang gerak tubuh dan menyebabkan postur yang buruk, sehingga efisiensi berkurang secara drastis. Masalah ini menjadi lebih nyata seiring bertambahnya usia.
Untuk mengurangi kekakuan tubuh dan meningkatkan gerakan, lakukan latihan yang memiliki aliran mobilitas yang baik. Misalnya, yoga atau Pilates. Ketika waktu terbatas, melakukan peregangan seperti pembuka pinggul (hip openers) atau posisi kucing-sapi (cat-cow) saat menonton TV atau setelah berolahraga juga sangat membantu.
--------------------------
Latihan yang berlebihan sampai membuat kelelahan justru tidak membantu kesehatan, malah merugikan.
Melihat orang yang berlebihan dalam berlari maraton meskipun menikmati tingkatnya sudah baik..
Saya melihat banyak orang yang sakit...
Ini hanya kepuasan diri sendiri, tetapi berolahraga secara cukup dan tidak membebani tubuh tampaknya yang terbaik ^^









