Kopi dikatakan dapat menurunkan risiko kanker pria?😱😱
🌈🌈🌈🌈🌈
Banyak orang memulai hari mereka dengan kopi pagi, bukan? Para ahli mengatakan bahwa "kopi dapat memberikan manfaat lebih dari sekadar minuman untuk menyegarkan pagi hari," dan beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat menurunkan risiko pria terkena kanker prostat, jadi ini cukup menarik♡
✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️✡️
Pria yang minum kopi ditemukan memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat. Terutama, ini membantu mencegah kanker prostat yang agresif.
Apa hubungan antara kopi dan kanker prostat?
Menurut media kesehatan dan medis Amerika Serikat 'WebMD', dalam sebuah penelitian, pria yang minum lebih dari 6 cangkir kopi setiap hari mengalami penurunan hampir 20% dalam risiko terkena kanker prostat. Fakta menariknya adalah bahwa kopi berkafein maupun kopi tanpa kafein memiliki efek yang sama.
Terutama, efek dari kopi ini terbukti jauh lebih besar terhadap kanker prostat yang mematikan. Pria yang minum lebih dari 6 cangkir kopi memiliki risiko terkena kanker prostat yang mematikan hampir 60% lebih rendah.
Namun, efeknya tetap terlihat meskipun tidak mengonsumsi lebih dari 6 cangkir kopi. Diketahui bahwa meminum 1 hingga 3 cangkir kopi sehari dapat mengurangi hampir sepertiga kemungkinan terjadinya kanker prostat agresif, terlepas dari kondisi kesehatan.
Bahkan jika Anda menderita atau pernah mengalami kanker prostat, kopi tetap bisa membantu. Menurut penelitian, meminum lebih dari 4 cangkir kopi sehari terbukti membantu memperlambat perkembangan kanker prostat. Selain itu, kopi juga dapat mencegah kekambuhan kanker prostat.
Bagaimana kopi dapat membantu?
Para ilmuwan belum sepenuhnya memahami mengapa kopi dapat menurunkan risiko tertentu dari jenis kanker prostat. Namun, mereka tahu bahwa kopi mengandung ratusan zat aktif yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.
Misalnya, kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Beberapa senyawa ini dapat mencegah kerusakan sel dan meredakan peradangan. Para ilmuwan menyebutkan kemampuan kopi dalam melawan kanker dengan asam kawas dan kafestil. Senyawa ini baru-baru ini ditemukan dalam penelitian untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker prostat.
Ini dapat menjelaskan mengapa pria yang minum kopi yang direbus dan diminum memiliki kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan pria yang minum kopi yang disaring. Filter kertas yang digunakan saat membuat kopi saring menangkap asam kawas dan kafestol. Karena kopi yang direbus tidak memerlukan filter, senyawa tersebut tetap ada di dalamnya.
Apa efek buruk jika terlalu banyak minum kopi?
Hingga saat ini, berbagai penelitian menunjukkan hubungan antara konsumsi kopi dan penurunan kemungkinan terkena kanker prostat. Namun, minum kopi belum dapat secara pasti membuktikan bahwa itu dapat mencegah kanker prostat.
Ke depannya, melalui lebih banyak uji klinis, hal ini akan dapat dikonfirmasi. Selain itu, minum terlalu banyak kopi memiliki kekurangan. Jika mengonsumsi lebih dari 4 cangkir sehari, dapat menyebabkan efek samping seperti △sakit kepala △detak jantung tidak teratur △insomnia △iritabilitas.
Para ahli menyarankan, "Karena beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap kafein, mereka harus memperhatikan bagaimana tubuh mereka bereaksi terhadap kopi yang mereka konsumsi setiap hari," dan "Jika kopi membuat mereka gelisah atau mengganggu tidur di malam hari, kurangi jumlah konsumsi."
by. Kormedi.com









