Mana yang lebih efektif untuk kerutan leher, Botox atau filler?
Botox mencegah kontraksi otot yang berlebihan, secara efektif mengurangi garis ekspresi dan mengecilkan ukuran otot. Karena alasan ini, botox banyak digunakan untuk mengobati garis kerutan di dahi, keriput di dahi, rahang persegi, dan hiperhidrosis. Di sisi lain, filler meningkatkan volume dengan menyuntikkan asam hialuronat untuk mengisi area yang cekung. Saya diberitahu bahwa filler lebih cocok untuk area yang tampak cekung, seperti lipatan nasolabial.
Kemudian kerutan leher Prosedur mana yang lebih cocok untuk ini? Saya pernah mendengar bahwa Botox efektif untuk kerutan dangkal, sedangkan filler bermanfaat untuk kerutan dalam atau yang disertai cekungan. Saya ingin tahu metode mana yang paling efektif untuk memperbaiki kerutan di leher.
Bagi mereka yang memiliki pengalaman dengan perawatan kerutan leher atau para ahli. Mana yang lebih cocok antara Botox dan filler? Akan sangat membantu jika Anda bisa memberi tahu saya.
보톡스, 실제 효과 있을까?
👉 보톡스 정보 보러가기








