빵 안에 들어 있는 건포도 정말 좋아해요. 텁텁한 빵 맛을 달달하게 해주죠. 달달에서 걱정했는데 생각보다 건강에 나쁘진 않네요.
Makanan ini yang terjebak di dalam roti... memiliki manfaat yang dapat mencegah kanker
Apakah Anda suka kismis?
Saya juga suka kismis yang ada di dalam roti dan saya memakannya dengan campuran kacang-kacangan.
Manfaat kismis sangat banyak
Pencegahan kanker, menurunkan kolesterol dan juga menurunkan tekanan darah
Namun, jika makan terlalu banyak, kadar gula darah akan meningkat
Disarankan untuk mengonsumsi sekitar 30 butir kismis (15g) saat makan camilan.
Semoga semuanya menjaga kesehatan dengan baik~
Kismis dibuat dengan mengeringkan seluruh anggur, sehingga kulit anggur juga secara alami dapat dikonsumsi. Kulit anggur mengandung zat bermanfaat yang disebut resveratrol.
Menurut penelitian dari Pusat Medis Rochester di Amerika Serikat, resveratrol menghambat produksi energi sel kanker. Penelitian dari Fakultas Kedokteran Illinois juga menunjukkan bahwa resveratrol memiliki efek menghambat ketiga tahap perkembangan kanker.
Kismis kaya akan antioksidan. Ini membantu mencegah oksidasi kolesterol dan lemak dalam darah serta mendukung aliran darah yang lancar.
Dalam pengujian ORAC (Indeks Antioksidan) dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, anggur kering tanpa biji mencatat nilai ORAC sebesar 2830 per 100g. Sebaliknya, anggur merah menunjukkan nilai sebesar 739. ORAC adalah pengukuran kemampuan penyerapan oksigen berbahaya dan kemampuan antioksidan saat mengonsumsi buah dan sayuran.
Penyerapan fenolat, antioksidan utama, lebih baik saat dikonsumsi dalam bentuk kismis daripada anggur segar atau jus anggur putih.
Selain itu, kismis mengandung zat yang dapat menurunkan kolesterol LDL yang dikenal sebagai kolesterol jahat dan menurunkan tekanan darah. Karena kaya serat makanan, juga membantu mengatasi sembelit.
Kismis cocok dikonsumsi sebagai camilan saat ingin manis. Menurut penelitian, dibandingkan dengan kelompok yang diberikan keripik kentang atau kue sebagai camilan sebelum makan siang di sekolah Amerika, kelompok yang mengonsumsi kismis memiliki total asupan kalori yang lebih sedikit.
Warna gelap dan rasa manis yang kaya dari kismis berasal dari proses pengeringan yang mengkonsentrasikan gula, bukan dari bahan tambahan buatan. Fruktosa dalam buah lebih lambat diserap oleh tubuh dibandingkan dengan fruktosa cair yang biasanya terdapat dalam minuman atau makanan ringan, sehingga relatif lebih baik untuk tubuh.
Namun, tetap harus berhati-hati karena konsumsi berlebihan fruktosa juga dapat berdampak buruk pada pengaturan gula darah. Disarankan untuk mengonsumsi sekitar 30 butir kismis (15g) saat makan camilan.
<Asal dari Witree>