어쨌든 신체활동을 많이 할수록 좋나봐요! 논문 결과가 다 다르니... 저강도 중강도 고강도 운동을 잘 안배해봐야겠어요!
Menurut 'Medical News Today', tim peneliti dari Universitas Negeri Pennsylvania memantau tingkat aktivitas peserta percobaan secara langsung melalui ponsel dan beberapa kali sehari memeriksa kecepatan pemrosesan kognitif mereka.
Para peneliti menemukan bahwa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa memandang intensitas latihan dapat menurunkan usia kognitif sebanyak 4 tahun dalam waktu singkat.
Para peserta menerima survei tentang aktivitas fisik sebanyak lima kali sehari melalui aplikasi ponsel selama 7 hari dan berpartisipasi dalam dua permainan otak.
Permainan pertama adalah menekan simbol yang cocok dengan simbol yang ditampilkan di bagian atas layar. Setelah selesai 12 putaran, waktu respons rata-rata dicatat di aplikasi. Skor ini meningkat setelah aktivitas fisik.
Permainan kedua adalah mengingat dan menandai posisi tiga titik pada pola kotak-kotak. Dalam permainan yang berlangsung selama empat putaran, setelah aktivitas fisik, skor tidak membaik, tetapi peserta merespons lebih cepat meskipun tidak akurat.
Dokter Jonathan G. Hakun, asisten profesor di universitas ini dalam bidang neurologi dan psikologi, mengatakan bahwa "seiring bertambahnya usia, kecepatan pemrosesan kognitif dapat melambat hingga 15 milidetik (ms) per tahun." Orang-orang yang berpartisipasi dalam penelitian ini mengalami peningkatan sekitar 60 ms. Ini setara dengan penundaan kecepatan pemrosesan kognitif selama sekitar 4 tahun.
Penelitian ini mengklasifikasikan aktivitas fisik peserta menjadi aktivitas ringan (pekerjaan rumah, berjalan-jalan dengan anjing peliharaan, membersihkan rumah, aktivitas lain yang membutuhkan sedikit usaha), aktivitas sedang (berjalan dengan semangat, bersepeda tanpa beban, jogging), dan aktivitas aktif (berlari, bersepeda cepat, mendaki gunung yang menantang).
Dr. Vernon Williams, seorang spesialis neurologi olahraga, mengatakan, "Menarik bahwa bahkan aktivitas sehari-hari dalam jangka pendek memiliki manfaat." Dia menambahkan, "Latihan intensitas tinggi dan latihan jangka panjang melepaskan zat kimia tertentu di otak yang baik untuk kesehatan kognitif, serta memiliki efek peningkatan fungsi kardiovaskular," dan "Peningkatan aliran darah ke lobus frontal juga dapat terkait atau berkorelasi dengan aktivitas fisik yang teratur."
=============
Jalan santai yang ringan berpengaruh baik terhadap kesehatan otak
Kemarin sore setelah pukul 4 sore, saya berjalan-jalan.
Sekarang saat itu cukup dingin
Berjalanlah saat matahari bersinar cerah