생리중에는 가벼운 스트레칭이나 유산소 운동이 좋은 것 같아요 과격한 운동은 지향하는게 좋겠죠~
Apakah aman berolahraga saat menstruasi?
Wanita mengalami hari itu sekali dalam sebulan.
Saya juga mengalami sindrom, jadi saya merasakan nyeri dada, perut bagian bawah terasa berat, dan suasana hati juga menurun, serta berbagai gejala lainnya.
Bisakah saya tetap berolahraga saat sedang menstruasi?
Saya ingin mengetahui apakah aman berolahraga selama menstruasi dan apakah tidak akan membebani tubuh.
Olahraga adalah pereda nyeri alami
Para ahli memang menyarankan agar tidak melakukan olahraga yang terlalu keras selama menstruasi, tetapi berjalan kaki, berlari ringan, atau bersepeda justru dianggap sebagai penghilang rasa sakit alami yang dapat meredakan gejala menstruasi. Pendiri dan dokter umum dari Urban Housecall Health Media Group, Kalrovinson, pernah menjelaskan hal ini dalam sebuah media. "Hanya dengan bersepeda dan menghirup udara segar di luar sebentar saja, kemungkinan besar bisa meredakan nyeri haid lebih baik daripada mengonsumsi ibuprofen (obat pereda nyeri)." Olahraga yang dilakukan secara nyata memang lebih efektif dalam mengelola kram dan nyeri dibandingkan dengan obat pereda nyeri atau pijat refleksi. Endorfin dan entokannabinoid yang dilepaskan saat berolahraga ringan berfungsi sebagai penghilang rasa sakit alami tubuh sekaligus sebagai penambah suasana hati.
Bagaimana cara berolahraga?
Jika Anda seorang wanita, pasti ada satu aplikasi yang memantau siklus menstruasi di ponsel Anda. Mengetahui siklus menstruasi sangat membantu dalam memahami perubahan energi dan suasana hati secara umum yang disebabkan oleh fluktuasi hormon. Misalnya, jika sebelum menstruasi tubuh merasa lesu dan lelah serta tidak bersemangat, maka Anda bisa merencanakan latihan yang lebih ringan dari biasanya.
Biasanya, minggu pertama dari siklus menstruasi 28 hari secara fisiologis adalah kondisi di mana tubuh mampu menanggung stres dan latihan. Pada saat ini, latihan interval atau lari dengan intensitas tinggi sangat ideal. Sebaliknya, selama sekitar 15 hari setelahnya, yaitu fase luteal, baik daya tahan aerobik maupun kekuatan otot menurun, sehingga disarankan untuk mengatur volume latihan. Dr. Kal Robinson menambahkan bahwa selama menstruasi, selama tidak mengalami kram parah atau kelelahan yang ekstrem, tetap aman untuk melanjutkan rutinitas latihan normal.
Namun, memang benar bahwa selama menstruasi, area perut dan panggul menjadi sensitif, sehingga olahraga yang memberi tekanan di sekitar area tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Jika tubuh terasa sangat berat dan pegal, disarankan untuk melakukan yoga dan stretching untuk melepaskan ketegangan di sekitar panggul yang kaku. Ini lebih ringan daripada olahraga intensitas tinggi dan juga membantu meredakan nyeri akibat menstruasi. Selain itu, kadar zat besi dan hemoglobin yang menurun selama menstruasi dapat membuat tubuh menjadi lemah sampai mencapai keseimbangan normal, jadi disarankan untuk menyesuaikan intensitas olahraga sesuai kondisi tubuh. Namun, jika menstruasi berlangsung lebih dari satu minggu atau volume darahnya lebih banyak dari biasanya, sebaiknya hentikan olahraga dan konsultasikan dengan dokter spesialis.
Anda tetap bisa berolahraga secara normal selama menstruasi.
Latihan yang baik juga adalah melepaskan area panggul dengan yoga dan peregangan, serta berjalan kaki atau berlari ringan.
Anda dapat memilih latihan sesuai dengan kondisi Anda.
Ini adalah kesimpulan yang sebenarnya.
Saya juga berolahraga tanpa melewatkannya bahkan saat sedang menstruasi, meskipun sebelum berolahraga tubuh terasa berat, setelah berolahraga saya merasa lebih ringan. Sebaliknya, olahraga yang cukup justru membuat tubuh lebih ringan dan suasana hati menjadi segar.
Sumber W Korea