당이 없는 두유로 마셔야겠죠~ 추운날엔 따뜻하게 마셔도 맛있는두유 것강에 많이좋아요
Susu kedelai, meskipun baik... Mengurangi risiko terkena 'kanker ini' sebesar 37%
Apakah Anda sering mengonsumsi susu kedelai?
Saya juga minum satu gelas susu kedelai saat merasa lapar.
Rasanya enak dan membuat kenyang.
Kedua susu kedelai ini dikatakan dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara~
Dikatakan bahwa sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 55% pada wanita pasca menopause.
Produk kedelai yang baik untuk kesehatan, seperti susu kedelai dan tahu, harus dikonsumsi dengan baik.
Saat merasa lapar, sebaiknya minum satu gelas susu kedelai daripada minuman lain~
Setiap tahun, tanggal 19 Oktober diperingati sebagai 'Hari Dunia Kanker Payudara' oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kanker payudara adalah kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dalam negeri, dan deteksi dini sangat penting melalui pemeriksaan dan pola makan sehat. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan mengonsumsi susu kedelai, risiko terkena kanker payudara dapat berkurang hingga 37%.
Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh tim peneliti Profesor Saha Em Alnefei dari Universitas Taif, Arab Saudi, pada bulan September tahun ini di jurnal ilmiah internasional 'Jurnal Ilmu Kesehatan Internasional', kedelai yang kaya akan fitoestrogen tanaman secara signifikan dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.
Tim peneliti melakukan studi kasus-kontrol untuk mengevaluasi hubungan antara beberapa fitoestrogen yang umum digunakan di Arab Saudi dan kanker payudara. Hasilnya, dari 12 suplemen atau makanan yang kaya fitoestrogen, kedelai terbukti menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 37% dan berfungsi sebagai faktor perlindungan terhadap kanker payudara.
Di sisi lain, konsumsi Echinacea diklasifikasikan sebagai faktor risiko karena meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 144%. Hasil analisis sub berdasarkan status menstruasi menunjukkan bahwa pada wanita pra-menopause, Echinacea dan akar licorice masing-masing meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 275% dan 128%. Pada wanita pasca-menopause, teh hijau ditemukan meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 55%.
Tim peneliti mengatakan, "Wanita Asia memiliki tingkat kejadian kanker payudara yang lebih rendah dibandingkan wanita Barat," dan "Hal ini disebabkan oleh kecenderungan mereka untuk mengonsumsi produk kedelai dalam jumlah yang jauh lebih banyak." Selanjutnya, mereka menekankan, "Susu kedelai secara signifikan mengurangi risiko kanker payudara pada wanita Saudi, sehingga berpotensi berperan dalam pencegahan kanker payudara pada orang dewasa."
Sementara itu, menurut laporan tim peneliti dari Profesor Seyed Mohammad Mazroumi dari Universitas Kedokteran Shiraz di Iran yang dipublikasikan di jurnal internasional Iranian Journal of Biotechnology pada bulan April tahun ini, isoflavon kedelai menunjukkan efek anti-payudara melalui berbagai jalur sinyal di sel kanker payudara.
<Asal Usul MaeKyung Economy>