저도 달걀은 씻어 보관하는데 씻지말고 닦아서 보관 해야겠네요 영양가 많고 맛있는 달걀~ 올바르게 보관해서 잘 먹을께요~^^
Saya pikir itu baik-baik saja, tetapi mencuci telur dengan air justru berbahaya... Apa metode pencucian yang aman?
Apa yang Anda lakukan setelah membeli telur?
Saya mencuci dengan air, mengelapnya dengan kain lap, lalu memasukkannya ke dalam wadah khusus telur dan menyimpannya di lemari es.
Huh..
Namun, mencuci telur dengan air dikatakan membuatnya lebih rentan terhadap kontaminasi;;
1️⃣ Jangan mencuci telur dengan air
2️⃣ Menyimpan dengan bagian runcing menghadap ke bawah
3️⃣ Menyimpan di bagian dalam lemari es pada suhu 0~4 derajat Celsius
Cobalah ingat ketiga hal ini dan kelola serta simpan telur dengan baik~
Di bagian luar telur terdapat lapisan kutikel yang melindungi dari bakteri eksternal, tetapi jika dicuci dengan air, lapisan ini akan rusak sehingga bakteri dapat merembes ke dalam telur.
Jika kulit telur kotor, lebih baik membersihkannya dengan kain kering bersih daripada mencucinya dengan air. Kain yang digunakan untuk mengelap telur harus dicuci terpisah karena kemungkinan besar mengandung bakteri Salmonella.
Namun, jika kain lap ini menyentuh wastafel atau alat masak, risiko kontaminasi silang dapat meningkatkan kemungkinan keracunan makanan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan, penyebab utama keracunan Salmonella adalah makanan yang dimasak dengan telur, sehingga harus berhati-hati agar tidak menyentuh kulit telur atau bahan makanan lain dengan tangan yang terkena telur.
Menyimpan telur di bagian dalam lemari es juga penting. Menggunakan tempat penyimpanan telur di pintu lemari es dapat menyebabkan telur bergoyang setiap kali pintu dibuka dan ditutup, yang dapat merusak lapisan pelindung telur. Jika lapisan pelindung rusak, kesegaran telur akan menurun. Juga, hindari menyimpan telur di pintu masuk lemari es. Tempat ini lebih mudah terkena udara luar yang dapat meningkatkan suhu dan berpotensi merusak kualitas telur.
Suhu penyimpanan telur yang optimal adalah antara 0 hingga 4 derajat Celsius. Jika suhu melebihi 7 hingga 8 derajat, risiko pertumbuhan bakteri Salmonella meningkat. Menurut Badan Penelitian Pertanian Nasional dan Pusat Ilmu Pengetahuan Peternakan, telur yang disimpan pada suhu 17 derajat mengalami penurunan kualitas dalam 17 hari, sementara telur yang disimpan pada suhu 5 derajat tetap segar selama 106 hari, yaitu sekitar 3 bulan, tanpa perubahan besar dalam kesegarannya.
Oleh karena itu, cara terbaik untuk menjaga kesegaran dan keamanan telur adalah tidak mencucinya dengan air, menyimpannya dengan bagian yang runcing menghadap ke bawah, dan menyimpannya di bagian dalam lemari es pada suhu 0 hingga 4 derajat Celsius.