계단 오르기도 한 1년 열심히 했었는데 한번 안하기 시작하니 완전 게을러졈... 11층 정도는 사실 힘들지도 않은데 계속 엘레베이터 타게 되요;;;
Jika Anda sedang mempertimbangkan diet, cobalah 'naik tangga'. Ini adalah latihan yang mudah dilakukan. Mari kita pelajari manfaat kesehatan dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat naik tangga.
Pembakaran kalori 1,5 kali lebih tinggi dibandingkan dataran rendah
Mendaki tangga adalah latihan seluruh tubuh yang membakar energi sekitar 1,5 kali lebih banyak dibandingkan berjalan di dataran datar. Berjalan di dataran datar membakar sekitar 60 kkal dalam 30 menit. Bahkan berjalan cepat pun hanya sekitar 120 kkal. Setiap langkah naik tangga membakar sekitar 0,15 kkal. Saat berjalan di dataran datar, tubuh mengalami beban yang lebih berat karena jantung berlari lebih cepat dan keras untuk mengeluarkan lebih banyak oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh melalui darah. Pada saat ini, pernapasan secara alami meningkat, dan proses ini berulang, memperkuat fungsi jantung dan paru-paru. Menurut studi bersama dari University of British Columbia dan McMaster University di Kanada, seorang dewasa yang naik 60 anak tangga sekaligus, kemudian beristirahat selama 1-4 jam, dan mengulangi proses ini sebanyak 3 kali, menunjukkan peningkatan fungsi kardiovaskular setelah 6 minggu dibandingkan orang yang tidak melakukan latihan tersebut.
Menaiki tangga akan banyak menggunakan otot paha. Jika otot paha menjadi lebih kuat, beban pada sendi lutut akan berkurang, sehingga dapat mencegah osteoartritis. Terutama, dapat memperkuat otot bokong besar dan kuat, yaitu gluteus maximus. Otot bokong terhubung dengan punggung, sehingga merupakan otot penting yang mempengaruhi nyeri punggung.
◇Harus berdiri tegak dan naik tangga
Tangga harus dinaiki dengan cara yang benar agar mendapatkan manfaat yang maksimal. Pertama, saat menaiki tangga, letakkan hanya setengah bagian depan kaki di atasnya. Pastikan tubuh tetap tegak saat naik untuk membantu memperkuat pinggul dan pinggang. Jika menaiki tangga dengan membungkuk, otot-otot di sekitar perut bagian depan akan kehilangan kekuatan, sehingga tulang belakang menjadi tidak stabil.
Ada orang yang naik dua atau tiga anak tangga sekaligus, tetapi ini bisa membantu memperkuat otot paha, meskipun dapat menyebabkan nyeri lutut dan menurunkan fungsi jantung dan paru-paru. Jika memiliki penyakit terkait seperti radang sendi atau lansia, harus berhati-hati. Mendaki tangga sebaiknya dilakukan sampai berkeringat sedikit dan napas cukup terengah-engah untuk berbicara. Jika paha atau betis sakit atau napas sangat terengah-engah, istirahatlah, dan setelah istirahat, berjalan di dataran selama sekitar 5 menit sebelum naik lagi.
Perhatian untuk orang yang memiliki masalah pada sendi lutut
Ada orang yang berisiko saat melakukan latihan menaiki tangga. Pertama, mereka yang memiliki masalah pada sendi lutut. Jika mereka menaiki tangga dalam kondisi ini, justru kondisi sendi bisa memburuk. Jika kekuatan sendi lutut melemah tetapi terus diberi beban, risiko terkena radang sendi juga meningkat. Jika lutut sakit saat menaiki tangga, kemungkinan besar kekuatan sendi sudah melemah.
Orang tua yang memiliki penyakit jantung atau keseimbangan yang buruk, serta mereka yang sering mengalami anemia, disarankan untuk menghindari naik tangga. Jika fungsi jantung menurun dan mereka memaksakan diri untuk naik tangga, hal ini dapat membebani jantung. Selain itu, jika keseimbangan terganggu dan kekuatan kaki melemah, mereka berisiko jatuh dari tangga yang dapat menyebabkan cedera serius. Pasien anemia juga harus berhati-hati karena saat naik tangga, mereka bisa tiba-tiba merasa sesak napas atau kehilangan kesadaran, yang dapat menyebabkan jatuh.
===========
Ada tantangan latihan tangga juga.
Latihan kekuatan kaki
Ini juga sangat efektif untuk diet.