✔️Nasi campur dengan berbagai biji-bijian yang dicampur sebagai pengganti nasi putih biasa 'Nasi penuaan lambat'
Nasi rendah penuaan adalah nasi yang dimasak dengan perbandingan 2:2:2:4 dari oat, beras merah, beras putih, dan lentil. Biji-bijian dalam nasi rendah penuaan ini memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti mengatur kadar gula darah. Oat dipilih sebagai salah satu super grain oleh Time Magazine di Amerika Serikat, kaya akan asam amino esensial dan vitamin B. Ini adalah makanan tinggi protein dan rendah kalori yang mengandung 2,8 kali lipat protein nabati dibandingkan beras putih. Oat mengandung beta-glukan yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Beras merah penuh dengan vitamin, zat besi, magnesium, dan nutrisi penting lainnya, serta bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah. Lentil juga kaya akan protein, mineral, dan nutrisi lainnya. Selain itu, mengandung senyawa antioksidan yang efektif dalam regenerasi sel.
✔️ Konsumsi cukup protein yang membentuk tubuh
Protein melimpah pada ayam, ikan putih, tahu, dan kedelai. Daging merah seperti sapi dan babi juga kaya protein, tetapi kadar kolesterolnya relatif tinggi dibandingkan dengan sumber protein lainnya. Sebaiknya, konsumsi protein melalui ayam, ikan putih, tahu, dan kedelai jika memungkinkan.
✔️ Konsumsi serat terlebih dahulu, kemudian karbohidrat nanti
Karena kenyang yang bertahan lama, ini juga dapat mencegah makan berlebihan. Serat makanan lebih lambat dicerna dibandingkan nutrisi lainnya. Oleh karena itu, jika serat makanan sudah masuk terlebih dahulu ke dalam perut, protein dan karbohidrat yang dikonsumsi kemudian juga akan dicerna secara perlahan. Jika pencernaan berlangsung dalam waktu yang lama, rasa lapar juga akan datang lebih lambat.