Saya sering memakannya~ Berbagai manfaat dari pisang
Saya harap Anda akan memahami.
Peningkatan asupan serat
Makan pisang membantu memenuhi asupan serat harian yang direkomendasikan. Pisang berukuran sedang (sekitar 7 inci panjangnya) menyediakan 3g serat. Meskipun tergantung pada usia dan jenis kelamin, umumnya disarankan untuk mengonsumsi 22 hingga 34g serat per hari. Sayangnya, banyak orang hanya mengonsumsi sekitar setengah dari jumlah tersebut. Pisang adalah sumber serat yang mudah dikonsumsi karena teksturnya yang lembut dan portabilitasnya, sehingga cocok untuk orang yang sibuk, mereka yang mengalami kesulitan mengunyah, dan anak-anak kecil.
Cocok sebagai makanan dietPisang berukuran sedang mengandung 110Kkal energi, 30g karbohidrat, dan 3g serat. Serat yang terkandung dalam pisang dapat meningkatkan pencernaan dan mengeluarkan racun. Selain itu, terdapat serat makanan yang disebut pektin dan pati resistensi yang memperlambat pencernaan, menjaga rasa kenyang lebih lama, dan menekan rasa lapar serta keinginan makan. Pati resistensi telah terbukti meningkatkan produksi hormon yang meningkatkan rasa kenyang dan memperbaiki kadar gula darah. Yayasan Penelitian dan Terapi Penciuman dan Pengecapan di Chicago, Amerika Serikat, juga mengumumkan bahwa menghirup aroma pisang saat lapar dapat menekan nafsu makan. Terutama, keunggulan lainnya adalah tidak mengandung lemak, kolesterol, dan natrium.
Luar biasa dalam pengeluaran natriumAsupan natrium orang Korea rata-rata 3669mg per hari dan terus menurun setiap tahun. Namun, jumlah ini masih jauh lebih tinggi daripada rekomendasi asupan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 2000mg. Tubuh kita akan mengalami peningkatan tekanan darah jika asupan natrium meningkat, yang dapat membebani jantung dan ginjal. Banyak orang berpikir bahwa minum banyak air sudah cukup, tetapi yang lebih efektif daripada air dalam mengeluarkan natrium adalah kalium yang kaya akan pisang. Dalam 100g pisang terkandung 279mg natrium, yang membantu mengeluarkan natrium dari tubuh dengan cepat.
Jaga kesehatan jantung dengan baikPisang mengandung banyak vitamin B6, vitamin C, kalium, dan serat, yang semuanya berhubungan erat dengan kesehatan jantung. Menurut penelitian sebelumnya, orang yang mengonsumsi 4069 miligram kalium setiap hari memiliki risiko penyakit jantung iskemik yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kalium lebih sedikit. Karena alasan ini, ada juga hasil penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi pisang yang kaya kalium setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 27%.
Membantu mencegah kram otot=Saat berolahraga, otot yang kaku dapat menjadi masalah. Pisang mengandung magnesium dalam jumlah besar yang membantu mencegah kram otot, sehingga atlet mengonsumsinya untuk mencegah kram otot. Selain itu, setelah bertanding, otot para pemain menjadi tegang, dan magnesium serta kalium dari pisang membantu merilekskan ketegangan otot, sehingga baik dikonsumsi saat beristirahat.
Rekomendasi makanan untuk pengelolaan tekanan darah=Pisang sangat efektif dalam mencegah hipertensi. Karena kalium yang terkandung dalam pisang membantu melepaskan garam dari tubuh dan menurunkan tekanan darah. Terutama vitamin dan mineral juga meningkatkan sirkulasi darah, menjaga tekanan darah tetap normal, serta membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida. Konsumsi pisang secara rutin dapat mencegah hipertensi.
Bagaimana sebaiknya mengonsumsi pisang?Pisang lebih lezat ketika bercak hitam menutupi 40-60% dari seluruh kulitnya daripada saat kulitnya berwarna kuning. Bercak hitam ini terbentuk seiring waktu dan proses pematangan pisang, yang disebut 'Suger Spot'. Pisang yang memiliki Suger Spot mengandung lebih banyak enzim, antioksidan, dan oligomer daripada pisang kuning biasa. Namun, karena adanya suhu dingin, tidak disarankan untuk orang yang memiliki perut sensitif atau mengalami kedinginan. Pisang cukup dimakan 1-2 buah per hari untuk merasa kenyang, dan jika dikonsumsi lebih dari 1 kg, dapat menyebabkan gangguan fungsi pencernaan, jadi harus berhati-hati.