자면서 많이 뒹굴기는하는데 차진않아서 다행이라할까요 잠꼬대같은건 상관없나보네요 ㅎㅎ
Jika seseorang berteriak keras dan menendang saat tidur, itu menunjukkan gangguan perilaku selama tahap tidur REM, yang juga berkaitan erat dengan risiko demensia.
REM 수면 adalah tahap tidur di mana mata menunjukkan gerakan cepat. Orang biasanya mengalami 5 hingga 7 kali REM sleep selama tidur, dan jika seseorang dibangunkan selama REM sleep, mereka biasanya mengatakan bahwa mereka sedang bermimpi. REM sleep adalah tahap tidur yang mengatur aktivitas mental selama siang hari, di mana otak tidak benar-benar tertidur tetapi menunjukkan aktivitas gelombang otak tertentu. Tahap ini mencakup 20-25% dari total tidur dan merupakan tahap di mana mimpi terjadi serta menyimpan informasi yang cukup kompleks ke dalam otak. Jika waktu REM sleep berkurang, dapat menyebabkan penurunan daya ingat, kecemasan, atau depresi. Pada saat REM sleep, otot menjadi lemas, pernapasan dan detak jantung tidak teratur, dan mata bergerak cepat.
Gangguan perilaku tidur REM adalah kondisi di mana selama periode tidur REM, ketegangan otot meningkat dan muncul gerakan berlebihan serta perilaku aneh yang terkait dengan mimpi. Semakin tua usia, semakin sering terjadi, dan lebih umum pada pria. Penderita gangguan perilaku tidur REM bermimpi tentang konfrontasi, serangan, atau pengejaran, dan mereka mewujudkan mimpi tersebut melalui tindakan.
Akibatnya, seseorang bisa jatuh dari tempat tidur dan terluka, atau bahkan menyerang pasangan yang tidur bersamanya dan menyebabkan cedera. Cedera terkait tidur ini telah dilaporkan mulai dari memar dan luka gores hingga, jarang, patah tulang dan perdarahan otak. Gangguan perilaku selama tidur REM adalah masalah pengaturan kelumpuhan motor di batang otak yang menghentikan gerakan tubuh saat bermimpi tidur REM. Kondisi ini sering terjadi pada orang tua dan juga dikenal sebagai "mengigau pada lansia".
Ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang berbicara atau bergerak saat tidur mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia. Jika saat bermimpi seseorang berbicara atau bahkan menggerakkan anggota tubuhnya, itu berarti fungsi otak yang menjaga tubuh melemah. Gangguan perilaku tidur REM adalah tanda bahwa otak sedang mengalami perubahan degeneratif. Menurut tim peneliti dari Universitas McGill di Kanada, selama 12 tahun mengamati pasien dengan gangguan perilaku tidur REM, sekitar 50% di antaranya berkembang menjadi Parkinson atau demensia.
Jika terjadi perilaku agresif selama tidur, dilakukan pemeriksaan tidur dan diagnosis dapat dibuat berdasarkan hasilnya. Pemeriksaan tidur adalah pemeriksaan yang secara bersamaan merekam berbagai sinyal yang muncul di tubuh saat tidur, seperti gelombang otak saat tidur, keamanan, elektromiografi rahang, dan mendengkur. Kepala bagian neurologi Rumah Sakit Seran, Kim Jin-hee, mengatakan, "Gangguan perilaku REM sleep adalah kondisi di mana seseorang tanpa sadar mengeksekusi mimpi yang dialaminya saat tidur, dan terkadang dapat muncul bersamaan dengan penyakit otak lain atau gangguan psikiatri," dan menambahkan, "Penyakit ini dapat menjadi ancaman tidak hanya bagi penderita tetapi juga bagi pasangan yang tidur bersamanya, sehingga diagnosis dan pengobatan yang cepat sangat diperlukan."
Kepala bagian Kim Jin-hee mengatakan, "Gangguan perilaku tidur REM adalah tanda bahwa otak mengalami perubahan degeneratif, dan jika pasien diawasi, sering kali muncul Parkinson atau demensia," dan menambahkan, "Jika gangguan perilaku tidur REM dan penurunan fungsi penciuman, yang merupakan tanda lain dari Parkinson atau demensia, muncul bersamaan, disarankan untuk menjalani pemeriksaan tidur termasuk pemeriksaan medis."
================
Berteriak saat tidur karena tertekan atau tercekik
Saya rasa ini sudah sering dilihat...
Tendangan kaki. Ini pertama kalinya saya melihatnya.
Gangguan tidur REM, saya belum pernah melihat informasi seperti ini sebelumnya.
Saya harus memeriksanya dengan baik.