-
Minum air yang cukup
Darah sebagian besar terdiri dari air. Anda harus cukup minum air. Setidaknya harus minum 8 gelas sehari. Pada hari yang panas, dan hari saat berkeringat karena olahraga, perlu mengisi lebih banyak cairan dari biasanya.
-
Jangan duduk terlalu lama, luangkan waktu untuk meregangkan tubuh secara berkala.
Jika duduk terlalu lama, pembuluh darah cenderung kehilangan elastisitasnya. Menyediakan meja berdiri untuk bekerja sambil berdiri juga merupakan cara yang baik. Jika tidak memungkinkan, setidaknya bangkitlah setiap satu jam untuk meregangkan tubuh. Berjalan di sekitar ruangan tentu saja membantu, bahkan hanya berjalan di tempat saja sudah cukup.
Selain itu, yoga adalah latihan yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dengan jumlah latihan yang sedikit. Saat bergerak, oksigen dipasok ke sel-sel. Saat memutar tubuh, darah dikirim ke organ-organ dalam. Dan posisi berdiri terbalik mengalihkan darah dari bagian bawah tubuh ke jantung dan otak.
-
Pengelolaan tekanan darah
Jika tekanan darah terlalu tinggi, arteriosklerosis dapat terjadi. Ini dapat membuat arteri menjadi keras dan menghalangi aliran darah. Tekanan darah normal adalah 120/80, tetapi Anda harus berkonsultasi dengan dokter tentang angka yang paling sesuai untuk usia dan kesehatan Anda. Disarankan untuk memeriksa tekanan darah setidaknya sekali sebulan.
-
Harus berhenti merokok sama sekali
Nikotin, zat aktif dalam rokok, juga berbahaya bagi semua organ dan pembuluh darah. Ia menyebabkan kerusakan pada dinding arteri. Selain itu, karena meningkatkan agregasi trombosit yang membuat darah menjadi kental, darah menjadi lebih lengket. Tidak berbeda dengan rokok elektronik. Apapun jenis rokoknya, berhenti merokok adalah jawaban yang tepat.
-
Lebih banyak buah dan sayuran, lebih sedikit daging
Makan lebih banyak buah dan sayuran, dan sebisa mungkin hindari lemak jenuh yang terkandung dalam daging, keju, dan makanan hewani lainnya. Jangan juga mengonsumsi garam secara berlebihan. Kebiasaan makan seperti ini membantu menjaga berat badan yang sehat, menjaga kolesterol dan tekanan darah dalam batas normal, serta membersihkan arteri.
-
Angkat kaki
Karena paling jauh dari jantung, mudah menyebabkan masalah terkait sirkulasi darah. Jika ada gejala pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, berbaringlah di lantai dan angkat kaki. Sandarkan kaki ke dinding, dan letakkan lengan dengan nyaman di samping. Telapak tangan menghadap ke bawah. Begitu agar lebih mudah menjaga keseimbangan.
-
Olahraga aerobik secara konsisten
Saat melakukan olahraga aerobik seperti berlari, bersepeda, berjalan, berenang, dan aerobik, kita bernapas lebih banyak oksigen. Olahraga membantu aliran darah dengan baik, memperkuat jantung, dan menurunkan tekanan darah. Tetapkan target untuk berolahraga 5 hingga 7 hari seminggu, selama 30 menit setiap hari. Jika perlu, membagi waktu olahraga menjadi beberapa sesi juga merupakan pilihan. Saat berjalan, kecepatan yang sedang hingga cepat paling baik untuk kesehatan.
-
Latihan kekuatan juga dilakukan bersamaan
Latihan kekuatan seperti squat tidak hanya membuat darah mengalir lebih lancar, tetapi juga menurunkan kadar gula darah dan membantu mengurangi nyeri punggung. Lebarkan kaki sejajar bahu, lalu tekuk perlahan sambil menjaga punggung tetap lurus seperti duduk di kursi.
Memang, segala sesuatu termasuk latihan kekuatan dan latihan ketahanan juga
Minum air secara sering memang baik, ya.
Saya juga mengalami sirkulasi darah yang buruk, jadi jika duduk lama di kedai kopi, saya merasa sulit. Mengeluarkan keringat dan cukup minum air juga penting.