오미자의 효능 다양하네요 저도 마셔봐야 겠네요
Anak saya sakit flu selama 2 minggu.
Dokter mengatakan bahwa daya tahan tubuh saya tampaknya melemah.
Saya membuat teh dari buah Omija yang ada di rumah.
Juga membantu saya menurunkan kadar gula darah.
Saya dengar itu sangat membantu.
Omi-ja dapat merasakan rasa manis, asam, pahit, asin, dan pedas, sehingga dinamakan Omi-ja. Di antara semuanya, rasa asam adalah yang paling kuat. Kulit Omi-ja memiliki rasa asam, daging buahnya manis, bijinya pedas dan manis, dan secara keseluruhan rasa asin yang harmonis. Dalam Dongui Bogam, rasa manis dari Omi-ja dikatakan dapat meningkatkan kesehatan perut, rasa asam melindungi hati, rasa pahit melindungi jantung, rasa akhir yang menyenangkan baik untuk ginjal dan kandung kemih, dan rasa pedas melindungi paru-paru. Mari kita pelajari tentang manfaat dan efek samping dari ramuan herbal Omi-ja yang baik untuk pemulihan energi.
Manfaat bahan herbal omija
1. Penguatan penyakit bronkial
Kandungan sisantrin yang melimpah dalam buah omija diketahui memiliki efek ekspektoran yang luar biasa, membantu mengeluarkan peradangan di saluran bronkial dan mengurangi sekresi peradangan yang diproduksi oleh paru-paru. Selain mampu menghentikan batuk dan mengeluarkan dahak, juga baik untuk mencegah berbagai penyakit pernapasan seperti bronkitis dan asma.
2. Penguatan jantung
Komponen-komponen seperti gomi-shin, sitral, asam apel, sitrat, dan sitrantrin yang terkandung dalam buah omija membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki tekanan darah menjadi normal, dan memperkuat jantung.
Omi-ja kaya akan vitamin C, serta kaya akan kalsium dan berbagai mineral yang memiliki efek merangsang metabolisme, sehingga membantu pemulihan stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh.
4. Perbaikan gejala di atas
Zat gomi-shin yang terkandung dalam omija memiliki efek yang baik untuk tukak lambung dan gastritis. Oleh karena itu, orang yang sering mengalami sakit atau nyeri di perut sebaiknya mengonsumsi omija secara rutin agar lambung menjadi lebih kuat dan kesehatan lambung terjaga.
5. Efek antioksidan
Kandungan shizandrin yang kaya dalam buah omija adalah bahan alami yang dibuat untuk melindungi diri dari luar. Ketika dikonsumsi, bahan ini berubah menjadi antioksidan di dalam tubuh, membantu mencegah berbagai penyakit, kerusakan sel, dan penuaan akibat oksigen aktif.
6. Pemulihan kelelahan
Omi-ja kaya akan berbagai asam organik seperti protein, kalsium, zat besi, dan vitamin C yang melimpah, membantu menghilangkan kelelahan, serta mengandung zat antioksidan yang kuat yang sangat baik dalam mempercepat pemecahan asam laktat yang menumpuk di otot dan menyebabkan kelelahan, sehingga membantu pemulihan kelelahan.
7. Perbaikan gejala diabetes
Omija juga memiliki efek yang luar biasa dalam meningkatkan aksi insulin, sehingga efektif menurunkan kadar gula darah dan membantu pencegahan serta pengobatan diabetes.
8. Perbaikan kesehatan pembuluh darah
Kandungan asam sitrat, asam malat, dan vitamin C dalam buah omija membantu mengeluarkan limbah dari pembuluh darah dan melebarkan pembuluh arteri, sehingga sangat efektif dalam mencegah berbagai penyakit pembuluh darah seperti arteriosklerosis, serangan jantung, dan hipertensi. Selain itu, kandungan shizandrin dalam omija juga memiliki efek luar biasa dalam mengatur tekanan darah, membantu berbagai penyakit pembuluh darah.
9. Peningkatan fungsi otak
Kandungan lignan yang kaya dalam buah omija membantu mengaktifkan sel otak dan meningkatkan sirkulasi darah di otak, sehingga mendukung peningkatan fungsi otak. Selain itu, peningkatan konsentrasi dan peningkatan fungsi otak seperti kemampuan kognitif dan memori juga baik untuk pencegahan demensia.
10. Penguatan fungsi hati
Sikandrin yang terkandung dalam buah omija adalah zat yang dibuat untuk melindungi diri dari luar. Zat ini membantu mengeluarkan racun yang terakumulasi di hati dan merangsang regenerasi sel hati, sehingga sangat efektif dalam meningkatkan fungsi hati dan mencegah penyakit hati seperti hepatitis. Selain itu, omija juga dikatakan sangat efektif dalam mengatasi mabuk. Selain itu, baik untuk diet, pemulihan penglihatan, pemulihan menopause, dan memperbaiki anemia.