전자레인지 자주 쓰는데 걱정이네요 내부 관리를 잘 해야겠어요
"Ah, saya juga memanaskan makan pagi tadi"… Bakteri berkembang biak di dalam microwave
Saat ini, dengan banyaknya makanan siap saji, microwave adalah perangkat elektronik yang wajib dimiliki.
Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa microwave adalah tempat tinggal bagi bakteri.
Saya tidak bisa tidak menggunakannya, jadi saya akan mencari tahu bagaimana cara mengelolanya.
Pertama-tama, mari kita lihat hasil penelitian tentang bakteri.
Hasil penelitian dari tim universitas di Spanyol.
Tim peneliti mengungkapkan bahwa mereka mengambil sampel dari bagian dalam microwave yang digunakan di rumah tangga, ruang umum, dan laboratorium, dan setelah dianalisis, ditemukan lebih dari 800 jenis bakteri yang berbeda.
Terutama pada microwave rumah tangga, ditemukan bakteri seperti Klebsiella, dan tim peneliti memperingatkan bahwa bakteri tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia.
Namun, di antara bakteri yang ditemukan kali ini, dijelaskan bahwa mereka mungkin berguna dalam penelitian industri atau bioteknologi kehidupan.
Lalu, bagaimana cara mengelolanya?
Secara umum, ada perdebatan bahwa gelombang elektromagnetik dapat mengubah struktur internal makanan dan meninggalkan radiasi pada makanan, tetapi kesimpulannya adalah bahwa hal tersebut tidak membahayakan makanan sama sekali.
Hanya saja, perlu perhatian khusus terhadap wadahnya.
Terutama jika makanan dibungkus dengan kantong plastik atau plastik pembungkus dan dipanaskan, panas yang dihasilkan dapat menyebabkan hormon lingkungan meresap ke dalam makanan, dan para ahli menyarankan untuk memeriksa apakah wadah plastik tersebut bertanda 'aman digunakan di microwave' sebelum digunakan.
Tim peneliti bakteri ini menekankan bahwa "setelah menggunakan microwave, bersihkan permukaan bagian dalam dengan kain basah untuk menghilangkan sisa-sisa, dan lakukan disinfeksi secara rutin."