아~~좋은거 알면서도 먹는걸 자꾸 까먹네요..앗 떨어지고 없네요.빨리 이참에 주문해야 겠어요..ㅎ
[Amirang] Nutrisi untuk Mencegah Kembali Tumor Kanker, Omega 3 'Seperti Ini' Dikonsumsi
Asam lemak tak jenuh yang menurunkan trigliserida
Lemak yang biasa kita sebut sebagai lemak adalah secara besar dibagi menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh yang terdapat terutama dalam daging tidak baik untuk kesehatan karena menyebabkan penumpukan kolesterol jahat. Sebaliknya, asam lemak tak jenuh menurunkan kadar trigliserida yang berbahaya bagi tubuh. Disarankan agar 12% dari kalori harian berasal dari asam lemak tak jenuh, dan salah satu nutrisi yang terdiri dari asam lemak tak jenuh adalah omega-3.
Omega-3 yang Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Omega-3 adalah asam lemak esensial yang tidak dapat disintesis di dalam tubuh. Ia memecah protein beta-karoten yang digunakan untuk menumbuhkan sel kanker dan mencegah proliferasi sel kanker. Inilah alasan mengapa pasien kanker harus mengonsumsi Omega-3 untuk mencegah kekambuhan. Tim peneliti dari Universitas Nebraska di Amerika Serikat memberikan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 kepada tikus yang menyebabkan kanker payudara. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi Omega-3 memiliki kecepatan pembentukan tumor yang lebih lambat dan lebih banyak ditemukan sel imun. Ada juga hasil penelitian dari Universitas Zhejiang di Tiongkok yang menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi Omega-3 memiliki tingkat kejadian kanker payudara 14% lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsinya.
Omega 3 juga disebut sebagai 'pembersih pembuluh darah'. Karena mampu menghambat dan memecah pembentukan lemak di dalam pembuluh darah, sehingga mengurangi trigliserida dalam darah. Selain itu, juga digunakan untuk menjaga struktur membran sel yang sehat. Oksigen, nutrisi, hormon, dan lain-lain dapat disalurkan dengan lancar ke dalam sel, yang tidak hanya mencegah kanker tetapi juga meningkatkan efektivitas pengobatan.
Membantu mencegah kekambuhan dan mencegah depresi
Pasien kanker harus mengelola kadar omega-3 dalam darah dengan baik. Kekurangan omega-3 dapat menyebabkan sel menjadi kaku dan mudah mengalami peradangan. Hal ini meningkatkan risiko penyakit seperti pembekuan darah, penyakit kardiovaskular, dan penyakit otak. Hasil penelitian dari Universitas Zurich di Jerman menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi omega-3 memiliki risiko kejadian kanker yang lebih rendah.
Jika mengonsumsi Omega-3 secara teratur, pelepasan serotonin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan juga meningkat, membantu mencegah depresi. Kecemasan atau depresi menyebabkan stres pada tubuh, menurunkan fungsi sel imun NK, dan dapat mengurangi efektivitas pengobatan kanker.
Kaya akan ikan berwarna biru dan kacang-kacangan
Omega 3 tidak diproduksi secara alami, sehingga harus dikonsumsi melalui makanan. Sebatang ikan tenggiri mengandung 0,5 hingga 1 gram asam lemak Omega 3. Ini adalah setengah dari jumlah yang direkomendasikan oleh Asosiasi Gizi Korea untuk asupan harian Omega 3 (pria 2,7g, wanita 2,1g). Selain tenggiri, ikan kembung, ikan teri, dan salmon juga kaya akan asam lemak Omega 3. Selain itu, Omega 3 juga mengalami kerugian nutrisi yang sedikit tergantung pada metode memasaknya. Masaklah dengan cara yang nyaman bagi Anda.
Jika Anda ragu untuk mengonsumsi ikan karena khawatir bau amis atau logam berat, mengonsumsi segenggam kacang-kacangan sebagai sumber omega-3 juga merupakan pilihan. Pistachio, pinus, almond, dan kenari adalah contoh yang baik. Terutama, omega-3 yang terkandung dalam kenari efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan menurunkan tekanan darah.
Di antara minyak nabati, minyak biji rami mengandung banyak omega-3. Badan Pertanian dan Pembangunan Pedesaan merekomendasikan mengonsumsi 3 gram minyak biji rami per hari (sekitar setengah sendok makan) untuk mencegah penyakit kronis. Untuk menyimpan minyak biji rami dalam waktu lama tanpa mengalami oksidasi, sebaiknya disimpan pada suhu di bawah 4 derajat Celsius. Jika disimpan pada suhu ruangan, minyak biji rami akan cepat mengalami oksidasi.
Satu tablet sebelum dan sesudah makan siang
Jika sulit mengonsumsi makanan, tidak apa-apa untuk mengonsumsi suplemen nutrisi. Pilihlah bentuk kapsul atau cair yang lebih nyaman untuk diminum. Namun, jika saat meletakkan kapsul di mulut dan terasa bau amis, itu berarti sudah rusak dan harus berhati-hati.
Suplemen Omega-3 paling efektif dikonsumsi sebelum atau sesudah makan siang. Mengonsumsi bersama makanan dapat mengurangi rasa terbakar di perut, sendawa, gangguan pencernaan, dan meningkatkan tingkat penyerapan.
Harus menghindari konsumsi sebelum operasi
Namun, jika Anda akan menjalani operasi atau sedang mengonsumsi obat tekanan darah, Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi omega-3. Omega-3 membantu melarutkan bekuan darah dan memperlancar sirkulasi darah, tetapi jika berinteraksi dengan obat, dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang sangat drastis. Jika Anda berencana mengonsumsi suplemen kesehatan, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter.
Mengonsumsi secara berlebihan juga tidak dianjurkan. Mengonsumsi omega-3 secara berlebihan dapat mengganggu metabolisme omega-6, yaitu asam lemak tak jenuh lainnya. Pastikan untuk mengikuti jumlah yang dianjurkan seperti yang telah disebutkan di atas.