Wow... cuaca sangat panas sampai-sampai merasa terlalu panas...
Sudah 11 orang meninggal dunia akibat penyakit panas...
Saat benar-benar panas, tinggal di rumah atau di kantor saja
Sebaiknya jangan terlalu banyak berjalan-jalan!!!
Saya harus berusaha lebih sering minum air.
------------------------
[Dailyan = Jurnalis Lee Jeong-hee] Suhu yang mematikan terus berlangsung setiap hari. Hingga saat ini, ada 11 kematian akibat gelombang panas, dan pemahaman serta kewaspadaan terhadap penyakit akibat panas sangat diperlukan.
Penyakit terkait panas adalah penyakit yang terjadi akibat paparan panas dalam waktu yang lama, seperti heat exhaustion, heat stroke, dan heat fainting. Gejala utamanya adalah pusing, sakit kepala, kelelahan, dan kelemahan.
ⓒGetty Images Bank
Dehidrasi terjadi ketika banyak berkeringat sehingga kekurangan cairan dan elektrolit. Gejala yang muncul meliputi mual, muntah, pusing, kemerahan, denyut jantung cepat. Jika diberikan cairan yang cukup di tempat yang sejuk, gejala akan membaik, tetapi jika tidak ditangani dengan benar, dapat berkembang menjadi sengatan matahari.
Sengatan panas adalah penyakit yang terjadi ketika sistem saraf pengatur suhu tubuh tidak mampu menahan rangsangan panas dan kehilangan fungsi. Hal ini dapat disertai dengan kerusakan dan gangguan fungsi pada berbagai organ, bahkan dapat menyebabkan kematian, sehingga memerlukan perhatian yang sangat serius. Biasanya, suhu tubuh di atas 40 derajat Celsius disertai dengan sakit kepala parah, menggigil, tekanan darah rendah, takikardia, dan jika memburuk, dapat muncul gangguan kesadaran.
Pingsan karena panas biasanya terjadi pada orang tua yang tidak mampu beradaptasi dengan suhu panas. Hal ini disebabkan oleh penurunan volume darah dan pelebaran pembuluh darah perifer akibat paparan suhu tinggi. Pingsan karena panas yang sederhana biasanya pulih setelah beristirahat. Dengan beristirahat di tempat teduh atau di dalam ruangan yang sejuk serta mengonsumsi cukup cairan, kondisi dapat membaik.
Untuk mencegah penyakit panas ini, diperlukan konsumsi cairan yang teratur dan cukup setiap hari. Namun, pemberian cairan yang berlebihan dari yang dibutuhkan dapat mengencerkan natrium dalam tubuh yang diperlukan dan menyebabkan kondisi hiponatremia, jadi harus berhati-hati.
Untuk memastikan asupan cairan yang aman, lebih baik mengganti dengan buah-buahan dan minuman berion seperti minuman elektrolit yang dapat menggantikan karbohidrat dan natrium secara bersamaan. Selain itu, menilai jumlah cairan yang tersimpan di dalam tubuh melalui warna urin juga bisa membantu.
Jurnalis Lee Jeong-hee (jh9999@dailian.co.kr)