만성염증이 몸에안좋죠 정보 잘보고갑니다
Mengapa seluruh tubuh terasa nyeri dan sakit?... Mengurangi peradangan kronis agar menjadi kuat
Peradangan kronis adalah penyebab berbagai penyakit seperti hipertensi dan stroke
Dengan meredakan stres melalui meditasi, yoga, dan lain-lain, hal ini dapat membantu mengurangi peradangan kronis.
Seluruh tubuh terasa nyeri dan sakit di sana-sini.
Mungkin karena usia,
Apakah ini karena cuaca.
Jika tidak ada penyakit kronis yang khusus, harus curiga terhadap peradangan.
Sebenarnya, peradangan akut yang terjadi selama proses penyembuhan dapat membantu tubuh kita.
Sistem kekebalan tubuh merespons dengan mengirimkan sel darah putih ke area yang terluka, menyebabkan reaksi peradangan yang sementara dan intensif untuk membantu proses penyembuhan.
Namun, peradangan kronis dapat mengancam kesehatan.
Peradangan kronis jangka panjang juga dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit, termasuk hipertensi dan stroke.
Berdasarkan data dari media kesehatan dan medis Amerika Serikat 'Healthline' dan lainnya, telah dirangkum cara mengurangi peradangan kronis di dalam tubuh.
Meningkatkan konsumsi makanan antiinflamasi
Menurut penelitian terkait peradangan, pola makan Mediterania yang terdiri dari ikan yang kaya lemak sehat, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan menurunkan tingkat peradangan.
Di sisi lain, pola makan yang kekurangan sayuran dan terdiri dari makanan yang kaya gula, biji-bijian olahan, dan lemak trans dapat meningkatkan peradangan.
Perlu juga diperhatikan hubungan antara peradangan kronis dan alkohol.
Biasanya pria mengonsumsi 2 gelas sehari, wanita 1 gelas sehari, dan jika jumlah ini dilampaui dan minum berlebihan, tingkat peradangan akan meningkat.
Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti anggur atau beri sebagai pengganti alkohol efektif dalam mengurangi peradangan.
☆Mengurangi ketegangan dan stres
Berpartisipasi dalam aktivitas yang mengurangi gejala kecemasan dan menghindari stres juga merupakan cara yang baik untuk mengurangi peradangan.
Kesehatan mental dan stres berperan dalam memicu peradangan.
☆Yoga dan meditasi adalah metode yang terbukti efektif untuk mengurangi stres, dan menghabiskan waktu bersama teman yang menyenangkan juga merupakan cara yang baik.
☆ Terutama, tertawa memiliki efek yang luar biasa dalam mengurangi kekakuan pembuluh darah dan penuaan.
Mengurangi konsumsi gula
Gula meningkatkan fungsi adrenal yang membantu mengatur peradangan tubuh dengan melepaskan hormon tertentu. Selain itu, gula mengganggu adrenal atau pengatur stres, sehingga menurunkan kemampuan tubuh dalam mengatasi stres.
Tentu saja, jumlah gula yang tepat dapat meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan, tetapi
Kadar gula yang berlebihan mempercepat reaksi peradangan dalam tubuh. Terutama, konsumsi gula yang berlebihan cenderung menyebabkan obesitas, dan peningkatan lemak tubuh juga meningkatkan tingkat peradangan dalam tubuh. Ketika menginginkan makanan manis,☆ lebih baik makan buah alami.
Menjaga waktu tidur 7 hingga 8 jam
Kurang tidur dapat mempengaruhi hampir semua hal mulai dari peningkatan berat badan hingga penyakit jantung dan peradangan.
Menurut penelitian terkait, kekurangan tidur terkait dengan peningkatan indikator reaksi inflamasi, yaitu protein C-reaktif (CRP).
Meskipun sibuk, sebaiknya menjaga waktu tidur secara teratur selama 7-8 jam.
Aktivitas yang aktif
Untuk menghindari peradangan kronis, yang paling penting adalah meningkatkan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut penelitian terkait, melakukan olahraga dengan intensitas sedang selama sekitar 30 menit sebanyak 5 kali seminggu dapat mengurangi tingkat peradangan sebesar 12%.
Terutama saat masa paruh baya, jika aktivitas fisik berkurang, lemak visceral di dalam tubuh dapat meningkat.
Peningkatan lemak visceral meningkatkan kadar peradangan dalam tubuh.
☆ Lebih baik menggunakan tangga daripada lift, dan selama waktu istirahat di rumah, penting juga untuk meningkatkan aktivitas sehari-hari dengan melakukan peregangan sederhana daripada hanya berbaring di sofa.
☆Langkah wajib untuk berhenti merokok
Merokok memicu reaksi peradangan.
Terutama, rokok meningkatkan proporsi penumpukan lemak dan pembentukan plak di arteri, yang menyebabkan penyebab tambahan peradangan kronis.
Tempat di mana plak menumpuk seperti bola salju berkembang, menyebabkan peradangan mengelilingi sekitarnya.
Fenomena peningkatan seperti ini dapat menyebabkan gejala penyumbatan yang dapat memicu serangan jantung jika plak pecah.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan tingkat peradangan yang lebih tinggi dari batas normal, berhenti merokok adalah keharusan.