줄넘기 효과좋지요 조금만해도 숨이턱 막혀요~^^
Jika ingin menurunkan berat badan tetapi merasa terbebani dengan gym... saya rekomendasikan 'latihan ini'
Skipping rope dapat dilakukan sendiri dan merupakan latihan kardio yang sangat efektif dalam membakar kalori. Dengan melakukan latihan kardio, tidak hanya telapak kaki yang terstimulasi, tetapi juga otot-otot yang rileks dan berkontraksi dengan cepat sehingga sirkulasi darah menjadi lancar dan membantu mengurangi pembengkakan. Selain itu, jika rutin melakukan lompat tali, juga baik untuk meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru, daya tahan, serta keseimbangan.
Skipping rope sangat efektif dalam membakar energi dan juga efektif untuk menurunkan berat badan. Secara umum, jika melakukan lompat tali sebanyak 125~140 kali per menit, maka untuk berat badan 72kg, akan membakar sekitar 7kcal per menit, dan selama 15 menit akan membakar sekitar 150kcal. Ini biasanya dilakukan dengan kedua kaki secara bersamaan, tetapi jika melompat bergantian seperti berlari, pembakaran kalori akan jauh lebih tinggi.
Skipping rope adalah olahraga yang relatif dapat dilakukan oleh siapa saja, tetapi perlu berhati-hati karena kondisi otot dan sendi dapat menyebabkan tekanan pada pergelangan tangan, lutut, dan bagian lain. Melompat terlalu tinggi saat melewati tali akan meningkatkan benturan yang diterima oleh telapak kaki dan lutut. Orang yang mengalami obesitas harus berhati-hati terhadap beban yang diterima lutut saat melakukan lompat tali, karena beban tersebut lebih besar. Saat melompat tali, mendarat dengan bagian depan telapak kaki, bukan seluruh telapak kaki, akan mengurangi benturan secara relatif. Menggunakan sepatu dengan bantalan di bagian sol atau menempatkan bantalan di lantai saat melompat tali dapat melindungi sendi.
Jika memutar pergelangan tangan terlalu keras, sindrom terowongan pergelangan tangan juga dapat terjadi. Sebelum lompat tali, lakukan pemanasan selama 5-10 menit. Dengan melakukan peregangan, otot dan ligamen dilonggarkan, dan sendi menjadi lebih fleksibel. Saat melompati tali, sebaiknya gerakkan pergelangan tangan secara lembut. Setelah lompat tali, akhiri dengan peregangan ringan.
Untuk melihat efek diet lompat tali yang benar, disarankan untuk melakukannya secara konsisten minimal 3 hari seminggu, selama maksimal 30 menit. Bagi pemula, rasio waktu lari dan istirahat sebaiknya 1:2 dan secara bertahap meningkatkan waktu lari. Setelah terbiasa dengan latihan lompat tali, latihlah agar dapat dilakukan secara terus-menerus selama 10-15 menit. Sebelum memulai lompat tali, lakukan pemanasan, dan setelah selesai, lakukan pendinginan agar membantu proses diet.
Sementara itu, lompat tali efektif merangsang pertumbuhan tulang. Menggunakan bagian bawah tubuh secara banyak dan merangsang pertumbuhan tulang panggul dan lutut ke atas dan ke bawah, sehingga mempercepat pembelahan sel. Bahkan jika tidak melompat tali setiap hari, efek rangsangan olahraga dapat ditingkatkan untuk merangsang pelepasan hormon pertumbuhan. Selain itu, membantu mencegah obesitas pada anak dan mendukung pertumbuhan tinggi badan. Hormon yang disebut leptin yang diproduksi oleh sel lemak merangsang pelepasan hormon seks, sehingga mempercepat masa pubertas.