logo

Makan dada ayam secara berlebihan akan membuat otot membesar?…“Ini salah paham”

Makan dada ayam secara berlebihan akan membuat otot membesar?…“Ini salah paham”

 

Nutrisi yang paling penting bagi orang yang mengelola berat badan atau meningkatkan kebugaran adalah protein. Itulah sebabnya mereka selalu menyertakan makanan kaya protein seperti dada ayam dalam diet mereka. Protein memberikan rasa kenyang yang tahan lama dan berkontribusi pada pemulihan serta pertumbuhan otot.

 

Namun, makan makanan yang mengandung protein setiap hari tidak selalu memberikan efek diet. Berdasarkan data dari media kesehatan dan medis Amerika Serikat, 'Prevention', kami mempelajari tentang kesalahpahaman dan kebenaran terkait asupan protein.

 

Makan protein akan meningkatkan otot?=Tanpa asam amino esensial yang disediakan oleh protein, proses pemulihan dan perkembangan otot tidak dapat berlangsung dengan baik akibat kerusakan otot. Namun, hanya mengonsumsi protein saja tidak cukup untuk mempertahankan kepadatan dan kekuatan otot. Latihan dan pola makan berprotein harus dilakukan secara bersamaan agar pertumbuhan otot dapat tercapai.

 

Terutama semakin bertambah usia, kehilangan massa otot meningkat, menyebabkan masalah mobilitas saat bergerak dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan seperti jatuh dan cedera. Pada dasarnya, tubuh harus dibangun secara seimbang melalui olahraga dan kekuatan otot harus ditingkatkan, disertai dengan asupan protein yang cukup.

 

Apakah protein harus dikonsumsi segera setelah berolahraga?

 

Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang olahraga dan protein adalah anggapan bahwa untuk memaksimalkan efek latihan, kita harus mengonsumsi suplemen protein segera setelah berolahraga. Tentu saja, bagi orang yang membutuhkan jumlah otot yang sangat besar seperti binaragawan, mereka harus mengonsumsi protein setiap empat jam.

Namun, kebanyakan orang dapat menikmati manfaat yang cukup hanya dengan mendapatkan protein dari makanan sehari-hari. Menurut sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal 'International Society of Sports Nutrition', makanan yang mengandung protein yang dikonsumsi segera setelah berolahraga tidak secara khusus berkontribusi pada pertumbuhan dan kekuatan otot. Dijelaskan bahwa cukup dengan mengonsumsi makanan yang mengandung protein secara merata dalam tiga kali makan sehari.

 

Apakah kekurangan asupan protein menyebabkan merasa lelah?

 

Memang benar bahwa kekurangan asupan protein dapat menyebabkan gejala kelelahan. Namun, melewatkan protein selama satu hari tidak berpengaruh besar. Kelelahan biasanya terjadi ketika ada kekurangan protein yang serius. Jika seseorang adalah seorang vegetarian dan ekstremnya sangat kurus, kekurangan asupan protein bisa menjadi penyebab kelelahan. Namun, kebanyakan orang tidak merasa lelah akibat kekurangan protein.

 

 

Apakah efek konsumsi protein apa pun sama?

 

Meskipun dalam jumlah kecil, sebagian besar makanan mengandung protein. Namun, tidak semua protein dalam makanan mengandung asam amino esensial yang diperlukan untuk mendukung kesehatan otot dan sel.

Perbedaan terbesar antara protein nabati dan protein hewani terletak pada bagian ini. Protein hewani seperti daging, telur, ikan, dan produk susu adalah sumber asam amino esensial, tetapi protein nabati tidak. Artinya, bagi orang yang tidak mengonsumsi daging, perlu lebih berhati-hati dalam menyusun pola makan mereka. Konsumsi kedelai dan biji-bijian utuh secara seimbang diperlukan untuk memastikan asupan asam amino esensial terpenuhi.

 
 
 
Jurnalis Kwon Soon-il (kstt77@kormedi.com)
1
0
komentar 1
  • gambar profil
    아침햇살77
      앞으로도 기대할게요. 
     좋은 정보 올려 주셨습니다