
Kalau khawatir akan bertambah berat saat liburan? Tetap jaga '4 hal' ini saat berlibur
2024.07.25 16:41
memeriksa saran membatalkan
Saya benar-benar meminimalkan gerakan saat pergi berlibur
Kalau terus makan saja, pasti akan gemuk, kan?
Apalagi... tepat saat sedang cuti...
Di daerah Gyeonggi dan Gangwon, hujan terus turun...
4 hal.. Bisakah saya menjaganya dengan baik? Haha
Naik tangga, minum cukup air, dan berolahraga selama 10 menit memang sudah dicoba...
Sepertinya tidak bisa melakukan yoga haha
-------------------------------------------------------------

Empat cara yang diajarkan oleh pelatih kebugaran profesional untuk menjaga berat badan saat bepergian.
Pada tanggal 24 lalu (waktu setempat), menurut media Amerika Serikat New York Post, seorang pelatih kebugaran profesional asal Miami, Amerika Serikat, dan TikToker yang memiliki sekitar 273.000 pengikut, Melissa Rattari (32), memperkenalkan cara menjaga berat badan selama perjalanan. Dia berkata, "Tahun lalu saat bepergian, saya bertambah 6 kg, dan untuk menghindari kesalahan yang sama, saya memiliki 4 aturan yang harus diikuti saat bepergian." Selanjutnya Melissa mengatakan, "Menggunakan tangga di penginapan, berolahraga selama 10 menit, minum cukup cairan, dan melakukan yoga," dan menambahkan, "Meskipun dasar, sering kali sulit dilakukan saat bepergian." Biasanya, saat menjalani diet atau olahraga, orang bisa berhasil, tetapi saat pergi berlibur atau berwisata, makanan dan kebiasaan hidup yang berbeda bisa membuat berat badan bertambah. Dalam situasi seperti ini, mari ikuti 4 rahasia yang dibagikan Melissa.
▷Naik tangga di tempat tinggal = Naik tangga adalah olahraga yang membakar banyak energi, dan keunggulannya adalah dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja selama ada tangga. Membiasakan diri menggunakan tangga tidak hanya meningkatkan aktivitas fisik, tetapi juga membantu meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru serta memperkuat otot bagian bawah tubuh. Otot paha yang terlatih dapat mengurangi beban pada sendi lutut, sehingga mencegah osteoartritis. Saat naik tangga, pembakaran kalori hampir dua kali lipat dibandingkan berjalan di dataran datar, sehingga memiliki efek diet yang besar. Biasanya, satu anak tangga membakar sekitar 0,15 kkal, dan saat turun sekitar 0,05 kkal. Jika dihitung selama 30 menit, berjalan di dataran datar membakar sekitar 120 kkal, sedangkan naik tangga membakar sekitar 220 kkal. Oleh karena itu, aktivitas ini baik untuk mencegah obesitas, serta membantu meningkatkan kebugaran dan melatih otot bagian bawah tubuh secara merata.
▷Berolahraga selama 10 menit=Melisa menyarankan untuk berolahraga selama 10 menit saat bepergian. Olahraga sederhana yang dipilih adalah plank dan squat. Plank membantu memperkuat otot pinggul dan perut. Berbaring tengkurap di lantai, tekuk siku dan angkat tubuh. Tahan tubuh dengan kedua lengan dan kaki, dan tarik ujung kaki ke arah tulang kering. Pertahankan siku pada sudut 90 derajat, dan kepala serta tubuh harus sejajar. Squat adalah latihan utama untuk memperkuat otot bagian bawah tubuh. Cara melakukan squat adalah sebagai berikut: Pertama, berdiri dengan kaki selebar bahu dan arahkan ujung kaki sedikit ke luar. Kemudian, jongkoklah hingga paha sejajar dengan lantai, pastikan lutut tidak melewati ujung kaki. Jaga punggung dan punggung tetap lurus dan pusatkan tubuh untuk menjaga keseimbangan dan mencegah cedera pinggang. Setelah itu, dorong kembali ke posisi berdiri dengan kekuatan dari tumit, sambil mengencangkan paha.
▷Asupan cairan=Melisa minum lebih dari 2L air selama perjalanan. Air masuk ke dalam tubuh dan membantu proses metabolisme. Minum air secara teratur membantu mengeluarkan limbah dari dalam tubuh dan membakar kalori saat mencerna air itu sendiri, sehingga memiliki efek diet. Terutama, baik untuk minum air sebelum makan. Air mengisi perut sehingga rasa lapar berkurang dan jumlah makan bisa dikurangi. Minum sekitar 500mL air putih sekitar 30 menit sebelum makan sudah cukup. Mengonsumsi air yang cukup setiap hari juga membantu menekan nafsu makan. Minum air memudahkan pengelolaan 'lapar palsu'. Bahkan setelah makan, jika ingin makanan pedas, itu harus dianggap sebagai lapar palsu. Dalam situasi ini, minum segelas air dapat mengurangi keinginan terhadap makanan.
▷Yoga=Untuk mengatasi kelelahan yang terkumpul selama perjalanan, lebih baik bergerak sedikit demi sedikit. Ini disebut 'istirahat dinamis'. Dengan melakukan istirahat dinamis, sirkulasi darah dalam tubuh menjadi lebih lancar, sehingga oksigen dapat tersalurkan dengan baik ke seluruh bagian tubuh dan zat-zat seperti asam laktat dan amonia yang menyebabkan kelelahan dapat diurai secara efektif. Asam laktat dan amonia adalah zat yang terbentuk saat otot digunakan secara berlebihan, dan merupakan penyebab utama kelelahan dan nyeri otot. Yoga adalah bentuk istirahat dinamis yang dapat meningkatkan fleksibilitas dan membentuk tubuh yang seimbang. Dengan melatih berbagai posisi, tubuh akan menjadi tegak dan dapat mengatur sistem saraf otonom, sehingga meningkatkan rasa keseimbangan.
▷Naik tangga di tempat tinggal = Naik tangga adalah olahraga yang membakar banyak energi, dan keunggulannya adalah dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja selama ada tangga. Membiasakan diri menggunakan tangga tidak hanya meningkatkan aktivitas fisik, tetapi juga membantu meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru serta memperkuat otot bagian bawah tubuh. Otot paha yang terlatih dapat mengurangi beban pada sendi lutut, sehingga mencegah osteoartritis. Saat naik tangga, pembakaran kalori hampir dua kali lipat dibandingkan berjalan di dataran datar, sehingga memiliki efek diet yang besar. Biasanya, satu anak tangga membakar sekitar 0,15 kkal, dan saat turun sekitar 0,05 kkal. Jika dihitung selama 30 menit, berjalan di dataran datar membakar sekitar 120 kkal, sedangkan naik tangga membakar sekitar 220 kkal. Oleh karena itu, aktivitas ini baik untuk mencegah obesitas, serta membantu meningkatkan kebugaran dan melatih otot bagian bawah tubuh secara merata.
▷Berolahraga selama 10 menit=Melisa menyarankan untuk berolahraga selama 10 menit saat bepergian. Olahraga sederhana yang dipilih adalah plank dan squat. Plank membantu memperkuat otot pinggul dan perut. Berbaring tengkurap di lantai, tekuk siku dan angkat tubuh. Tahan tubuh dengan kedua lengan dan kaki, dan tarik ujung kaki ke arah tulang kering. Pertahankan siku pada sudut 90 derajat, dan kepala serta tubuh harus sejajar. Squat adalah latihan utama untuk memperkuat otot bagian bawah tubuh. Cara melakukan squat adalah sebagai berikut: Pertama, berdiri dengan kaki selebar bahu dan arahkan ujung kaki sedikit ke luar. Kemudian, jongkoklah hingga paha sejajar dengan lantai, pastikan lutut tidak melewati ujung kaki. Jaga punggung dan punggung tetap lurus dan pusatkan tubuh untuk menjaga keseimbangan dan mencegah cedera pinggang. Setelah itu, dorong kembali ke posisi berdiri dengan kekuatan dari tumit, sambil mengencangkan paha.
▷Asupan cairan=Melisa minum lebih dari 2L air selama perjalanan. Air masuk ke dalam tubuh dan membantu proses metabolisme. Minum air secara teratur membantu mengeluarkan limbah dari dalam tubuh dan membakar kalori saat mencerna air itu sendiri, sehingga memiliki efek diet. Terutama, baik untuk minum air sebelum makan. Air mengisi perut sehingga rasa lapar berkurang dan jumlah makan bisa dikurangi. Minum sekitar 500mL air putih sekitar 30 menit sebelum makan sudah cukup. Mengonsumsi air yang cukup setiap hari juga membantu menekan nafsu makan. Minum air memudahkan pengelolaan 'lapar palsu'. Bahkan setelah makan, jika ingin makanan pedas, itu harus dianggap sebagai lapar palsu. Dalam situasi ini, minum segelas air dapat mengurangi keinginan terhadap makanan.
▷Yoga=Untuk mengatasi kelelahan yang terkumpul selama perjalanan, lebih baik bergerak sedikit demi sedikit. Ini disebut 'istirahat dinamis'. Dengan melakukan istirahat dinamis, sirkulasi darah dalam tubuh menjadi lebih lancar, sehingga oksigen dapat tersalurkan dengan baik ke seluruh bagian tubuh dan zat-zat seperti asam laktat dan amonia yang menyebabkan kelelahan dapat diurai secara efektif. Asam laktat dan amonia adalah zat yang terbentuk saat otot digunakan secara berlebihan, dan merupakan penyebab utama kelelahan dan nyeri otot. Yoga adalah bentuk istirahat dinamis yang dapat meningkatkan fleksibilitas dan membentuk tubuh yang seimbang. Dengan melatih berbagai posisi, tubuh akan menjadi tegak dan dapat mengatur sistem saraf otonom, sehingga meningkatkan rasa keseimbangan.
1
0
komentar 4