Es krim adalah camilan populer di musim panas. Cocok untuk menghilangkan panas, tetapi karena kandungan gula dan lemaknya yang tinggi, diperlukan usaha untuk mengonsumsinya secara sehat.
Saat membeli es krim, sebaiknya periksa label bahan dengan cermat. Disarankan memilih produk yang tidak mengandung bahan tambahan makanan seperti perasa buatan, selulosa, karaginan, atau karboksimetilselulosa. Bahan tambahan makanan dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat dan memiliki kandungan kalori serta lemak yang lebih tinggi, yang tidak baik untuk kesehatan. Pilihlah produk yang terbuat dari bahan nyata seperti susu, biji vanila, kakao, atau krim.
Sebaiknya juga memeriksa tanggal pembuatan es krim. Es krim yang telah melewati dua tahun dari tanggal pembuatan berisiko terkontaminasi oleh bakteri Listeria dan bakteri penyebab keracunan makanan lainnya selama proses distribusi. Bakteri Listeria dapat bertahan di suhu di bawah -18 derajat Celsius dan dapat menyebabkan gejala seperti diare dan demam saat terinfeksi. Selain itu, es krim yang kemasannya robek, kehilangan udara, berembun di permukaannya, atau bentuknya berubah juga memiliki risiko pertumbuhan bakteri, sehingga sebaiknya dihindari sebisa mungkin.
Menjaga pola makan dan mengonsumsi sebagai camilan
Saat mengonsumsi es krim, harus memakannya dalam jumlah yang sesuai sebagai camilan dari diet seimbang harian. Ahli gizi dari Louisville, Amerika Serikat, Kris Moore, mengatakan, "Yang penting saat mengonsumsi es krim adalah menjaga pengendalian diri dan keseimbangan," dan "Dengan menjaga kebiasaan makan yang sehat dan sesekali mengonsumsi satu es krim sebagai camilan, dapat membantu mengurangi keinginan terhadap makanan manis dan menjaga tujuan pola makan." Namun, jangan mengonsumsi lebih dari satu. Es krim memiliki kandungan lemak yang tinggi, sehingga jika dimakan dalam jumlah berlebihan, kalori yang dikonsumsi bisa menjadi berlebihan. Jika khawatir tentang kalori yang masuk, lebih baik memilih es krim lembut daripada es krim keras. Es krim lembut mengandung lebih banyak udara dan bahan tambahan untuk tekstur, sehingga memiliki kepadatan kalori per volume yang lebih rendah.
Menambahkan topping sehat dan menikmatinya
Jika memungkinkan, sebaiknya tambahkan topping sehat saat makan es krim. Dengan menambahkan topping sehat seperti almond, gandum, biji chia, dan buah-buahan ke es krim yang dijual di pasaran, Anda dapat meningkatkan asupan serat dan protein sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama. Ini juga dapat mencegah fluktuasi tajam kadar gula darah.