눈꼽종류도 여러가지네요 잘살펴봐야겠어요
Tanda-tanda penyakit yang dapat dikenali melalui lendir mata
Jika lendir kuning lengket menempel, dapat dicurigai adanya konjungtivitis bakterialis atau keratitis. Terutama jika disertai kemerahan dan nyeri, kemungkinan semakin besar. Ketika bakteri masuk ke mata, terjadi infeksi akut, dan pada saat ini jumlah lendir mata akan meningkat dari biasanya untuk melindungi mata dari bakteri tersebut. Mengapa lendir mata berwarna kuning adalah karena nanah yang dihasilkan oleh bakteri itu sendiri dan cairan yang dihasilkan akibat peradangan. Fenomena lendir mata menjadi lengket juga muncul bersamaan. Konjungtivitis bakterialis atau keratitis diobati dengan tetes mata yang mengandung antibiotik. Jika dibiarkan, nyeri akan terus berlanjut, dan dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan keruhnya epitel kornea, yang dapat menurunkan penglihatan dan menimbulkan komplikasi lain. Keruhnya epitel kornea adalah hasil dari reaksi kornea melawan virus, yang menyebabkan keruh pada lapisan mukosa mata.
Kotoran mata yang lengket dan transparan dapat terjadi saat mata sangat kering. Ketika mata kering, viskositas air mata meningkat sehingga kotoran mata yang transparan menjadi panjang dan tipis seperti benang. Jika mengalami mata kering, permukaan mata mudah terluka, dan mata sering terasa perih, kering, serta merasa benda asing dan lelah. Untuk mengobati mata kering, disarankan untuk secara rutin menggunakan tetes mata buatan dan mengurangi penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel pintar atau komputer. Jika gejala parah atau berlangsung lama, gunakan tetes mata berbentuk gel atau salep, dan beralih dari lensa kontak ke kacamata.
Jika kerak putih seperti busa terus menempel di atas kelopak mata atau bulu mata, bukan di dalam mata, itu bisa menjadi infeksi kelopak mata. Infeksi kelopak mata terjadi ketika kelenjar minyak yang mengeluarkan lemak dari kulit kelopak mata atau bulu mata tersumbat oleh bakteri atau kotoran. Biasanya muncul saat sistem kekebalan tubuh melemah. Gejalanya meliputi kerak mata, air mata berlebih, pembengkakan kelopak mata, dan lain-lain. Dengan membersihkan akar bulu mata secara teratur dan melakukan kompres hangat, kita dapat mencegah infeksi kelopak mata.
Jangan mengelupas kotoran mata secara langsung dengan tangan. Terutama jika memiliki penyakit mata, karena dapat menyebabkan infeksi sekunder atau komplikasi. Lebih baik menghapusnya secara lembut dengan kapas atau tisu yang dibasahi dengan larutan saline. Jika tidak ada larutan saline, bisa membersihkannya dengan kapas bersih yang sedikit dibasahi air.
Di sisi lain, jika terdapat lebih banyak kotoran mata dari biasanya, perlu mengurangi iritasi mata melalui perbaikan kebiasaan hidup. Kebiasaan menggosok mata dan penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel pintar juga harus dikurangi. Menjaga waktu tidur yang cukup dapat membantu mengurangi kelelahan mata.