Kebanyakan orang percaya bahwa mengonsumsi berlebihan obat tertentu dan alkohol berbahaya bagi kesehatan. Tetapi tahukah Anda bahwa makanan dan minuman sehari-hari yang dianggap sehat juga bisa bersifat toksik? Beberapa di antaranya bahkan pernah membunuh orang.
Mari kita pelajari makanan-makanan menakjubkan yang bisa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan melalui gambar.
Vitamin D
Menurut CNN, seorang pria Inggris yang mengunjungi ahli gizi swasta mulai mengonsumsi 150.000 IU vitamin D setiap hari, yang merupakan 375 kali lipat dari dosis yang dianjurkan. Dalam sebulan, dia mulai mengalami kram kaki disertai mual, nyeri perut, diare, dan muntah, serta suara berdenging di telinga.
Vitamin D bukan vitamin larut air yang mudah dikeluarkan dari tubuh, sehingga kelebihan jumlahnya disimpan di hati dan sel lemak sampai diperlukan. Mengonsumsi jauh lebih banyak dari dosis harian yang direkomendasikan dapat meningkatkan kadar hingga tingkat toksik, dan dapat menyebabkan kelebihan vitamin.
air
Air adalah kebutuhan penting untuk kelangsungan hidup dan fungsi tubuh kita, tetapi mengonsumsi dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat sebenarnya dapat menyebabkan keracunan air. Konsumsi cairan yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan elektrolit yang normal, dan ada laporan bahwa ini dapat menyebabkan gangguan yang berpotensi mematikan pada fungsi otak.
Asupan cairan yang berlebihan juga dapat menyebabkan hiponatremia, yaitu kondisi di mana kadar natrium dalam tubuh terlalu encer dan sel mulai membengkak. Pembengkakan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulai dari gejala ringan hingga yang mengancam nyawa.
garam
Sodium sangat penting untuk menjalankan fungsi tubuh, tetapi mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan dehidrasi yang disebut hipernatremia, yang dapat berujung pada kejang, koma, bahkan kematian.
Pada tahun 2013, seorang pria diminumkan satu liter kecap oleh teman-temannya, dan akhirnya mengalami koma serta hampir meninggal dunia karena kelebihan konsumsi garam.
Biji apel
Rumor bahwa biji apel beracun memang benar. Namun, diperlukan jumlah yang cukup besar dan cara konsumsi tertentu agar menyebabkan kematian. Biji apel mengandung amigdalin yang terdiri dari sianida dan gula, dan ketika dimetabolisme serta dipecah di saluran pencernaan, zat kimia ini diubah menjadi asam sianida yang sangat beracun, yang dapat menyebabkan kematian secara langsung.
Untungnya, amigdalin hanya akan dilepaskan saat dihancurkan atau dikunyah, dan tubuh manusia dapat memproses sejumlah kecil sianida. (Tergantung pada varietas apel) sekitar 150 hingga ribuan biji yang dihancurkan dapat berbahaya karena keracunan sianida, dan apel rata-rata memiliki 5 hingga 8 biji.
Sashimi tuna
Makan terlalu banyak sashimi tuna dapat menyebabkan masalah neurologis serius karena tingkat merkuri yang tinggi. Terutama, alasan mengapa tuna berbahaya adalah karena ukurannya yang lebih besar, yang menyebabkan akumulasi metilmerkuri yang lebih banyak dalam ototnya.
Jumlah merkuri berbeda di setiap potongan, sehingga sulit untuk mengatakan berapa banyak yang berbahaya. Untuk keamanan, disarankan membatasi konsumsi tuna menjadi satu kali seminggu, tetapi anak-anak dan ibu hamil sebaiknya menghindarinya sepenuhnya.
Teh hitam
Menyebabkan terlalu banyak minum teh hitam berisiko mengalami kelebihan kafein, tetapi kemungkinan mengonsumsi oksalat secara berlebihan lebih tinggi.
Live Science melaporkan bahwa seorang pria berusia 56 tahun dari Arkansas mengalami kerusakan ginjal akibat mengonsumsi 16 gelas teh es setiap hari, yang akhirnya memerlukan dialisis. 16 gelas teh es tersebut menyebabkan asupan oksalat hariannya melebihi 1500 mg, jauh di atas jumlah yang direkomendasikan yaitu 200-300 mg.
Cokelat
Meskipun jumlahnya cukup banyak, cokelat mengandung zat kimia teobromin yang mematikan bagi anjing.
Efek samping teobromin meliputi aritmia, perdarahan internal, kejang, dan dalam kasus terburuk dapat menyebabkan kematian.
pisang
Pisang dikenal sebagai salah satu makanan yang sehat, tetapi sebenarnya bisa berbahaya. Jumlah pisang yang biasa kita konsumsi tidak berbahaya, tetapi jika seseorang makan 400 buah dalam sehari, itu bisa menyebabkan berhentinya detak jantung.
Karena penyakit yang disebut hiperkalemia yang disebabkan oleh konsumsi kalium berlebih dalam darah.