
[Makan Sehat] Sudah Mengurangi Porsi Makan Tapi Tetap Bertambah Berat Badan?... Karena 'Ini'?
2024.07.22 19:10
memeriksa saran membatalkan
Makanan yang lezat sepertinya selalu menjadi racun.. aduh..
Tapi kadang-kadang tidak apa-apa, kan? Hahaha... ㅠ_ㅠ
Mengonsumsi berlebihan memang menjadi masalah, ya... haha
Masalahnya adalah mengonsumsi berlebihan dan tidak mengonsumsi secara seimbang...
Jika memikirkan nutrisi dan kalori serta mengonsumsinya dengan baik..
Kadang-kadang saya mengerti... ㅎㅎㅎ
------------------------------------------------------

Jika hanya melihat kata "kalori kosong", orang mungkin berpikir bahwa itu berarti makanan tanpa kalori. Kata ini merujuk pada makanan yang tidak memiliki nilai gizi dan hanya tinggi kalori. Biasanya, makanan yang terbuat dari gula atau lemak dan kurang memberi rasa kenyang termasuk dalam kategori makanan kalori kosong. Contohnya adalah keripik, donat, kue, minuman bersoda, dan alkohol.
Donat dan kue dengan kalori tinggi dan lemak banyak adalah makanan berkalori kosong... konsumsi berlebihan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular
Donat dan kue yang sering dikonsumsi sebagai camilan hampir tidak mengandung protein dan vitamin. Sebaliknya, kalori sangat tinggi dan mengandung banyak lemak jenuh serta lemak trans. Mengonsumsi lemak ini secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas serta penyakit kardiovaskular seperti arteriosklerosis dan serangan jantung.
Transfat tidak mudah dikeluarkan dari tubuh setelah masuk, bahkan dalam jumlah kecil pun dapat berbahaya bagi kesehatan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, konsumsi transfat harus kurang dari 1% dari total asupan energi. Berdasarkan standar konsumsi harian 2000 Kcal untuk orang dewasa, transfat sebaiknya dikonsumsi kurang dari sekitar 2,2 gram.
Karena sifat cairnya, minuman berkarbonasi yang cepat membuat kenyang dan tinggi kandungan gula juga harus diwaspadai... alkohol juga termasuk makanan berkalori kosong yang terkenal
Minuman berkarbonasi juga sama. Memiliki kalori tinggi tetapi karena berbentuk cairan, rasa kenyang yang dirasakan sedikit. Jika makan makanan lain karena merasa perut tidak kenyang, akhirnya akan merusak kesehatan. Perlu juga diperhatikan bahwa kandungan gula yang tinggi sangat kurang vitamin atau mineral. Terbuat dari gula, sirup jagung fruktosa, dan lain-lain yang menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Pada saat ini, tubuh kita mengeluarkan insulin untuk menurunkan kadar gula darah. Jika sering mengonsumsi minuman ini, risiko diabetes meningkat karena produksi insulin berlebih yang tidak diperlukan. Glukosa yang berlebih dalam tubuh juga diubah menjadi lemak, yang dapat menyebabkan obesitas.
Minuman keras pun tidak bisa lepas dari makanan berkalori kosong. Alkohol, yang memiliki kalori sebesar 7Kcal per gram, memiliki kalori yang lebih tinggi daripada karbohidrat dan protein, tetapi sama sekali tidak memiliki nilai gizi. Sebaliknya, alkohol justru menumpuk lemak dan meningkatkan kadar kortisol, sehingga menambah lemak di perut. Bahkan, alkohol mengganggu sintesis protein yang diperlukan untuk pembentukan dan pemeliharaan otot. Meskipun minuman keras tanpa pemanis, alkohol sendiri tetap menghambat proses diet. Ketika alkohol masuk ke tubuh, selama proses pencernaan, kadar trigliserida meningkat. Bahkan, alkohol dapat melumpuhkan sistem saraf otak, sehingga meskipun tidak merasa lapar, tetap memicu rasa lapar. Jika disertai camilan berkalori tinggi, itu sama saja dengan jalan pintas menuju obesitas.
Periksa pola makan dan pastikan mengonsumsi berbagai nutrisi... kebiasaan makan sayuran dan kacang-kacangan sebagai camilan
Jika Anda telah menjalani diet dalam waktu yang lama tetapi belum mencapai berat badan target, perlu memeriksa pola makan Anda. Pastikan untuk mengonsumsi tiga nutrisi utama yang sangat dibutuhkan tubuh kita (karbohidrat, protein, lemak) sambil memastikan tidak kekurangan vitamin, mineral, dan serat makanan. Sebaiknya catat apa saja makanan yang biasa dikonsumsi, berapa banyak mengonsumsi makanan berkalori kosong dalam situasi tertentu, dan periksa pola makan Anda.
Jika Anda sering mengonsumsi makanan rendah kalori sebagai camilan, mencari pengganti makanan juga dapat membantu dalam diet. Kebiasaan makan sayuran yang kaya akan berbagai nutrisi, termasuk air dan serat makanan, atau mengonsumsi kacang-kacangan yang mengandung asam lemak tak jenuh dan antioksidan, sangat dianjurkan. Faktanya, ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa hanya dengan makan kacang-kacangan dua hingga tiga kali seminggu, risiko peningkatan berat badan dan diabetes mellitus dapat berkurang.
⟨Ringkasan 3 baris⟩
Makanan dengan kalori kosong yang tidak bernutrisi dan tinggi kalori memiliki kandungan gula dan lemak yang tinggi serta kurang memberikan rasa kenyang
✔ Donat, kue, dan sejenisnya memiliki kalori tinggi serta banyak lemak jenuh dan trans sehingga meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kardiovaskular
✔ Pastikan mengonsumsi tiga nutrisi utama sambil memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat makanan, serta memanfaatkan sayuran dan kacang-kacangan.
Ruang Informasi Makanan Sehat, Makanan Sehat adalah bagian yang membahas pertanyaan tentang makanan yang sering dikonsumsi. Wartawan yang berprofesi di bidang nutrisi makanan akan dengan mudah menjelaskan informasi nutrisi yang sering terabaikan dalam kehidupan sehari-hari.
2
0
komentar 4