음 균형식, 균형운동,,, 너무 중요한데 지키고 따라가기가 너무 어려워요
7/21(Minggu) Bagaimana cara meningkatkan laju metabolisme basal dalam kehidupan sehari-hari?
◆ Aktivasi metabolisme melalui asupan protein
Protein menggunakan lebih banyak kalori dibandingkan lemak dan karbohidrat, serta meningkatkan jumlah otot sehingga meningkatkan BMR. Oleh karena itu, meningkatkan asupan protein secara moderat untuk mengaktifkan metabolisme adalah langkah yang efektif. Protein sebaiknya dikonsumsi secara seimbang dari ayam, ikan, produk susu, biji-bijian utuh, kedelai, dan kacang-kacangan.
◆ Meningkatkan jumlah otot melalui latihan otot
Jika memiliki banyak otot, tubuh membakar lebih banyak kalori bahkan saat istirahat. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) di Amerika Serikat, meskipun tidak melakukan aktivitas apa pun, 1 kg otot membakar sekitar 14 kalori per hari, sedangkan 1 kg lemak hanya membakar 4 kalori. Semakin banyak jumlah otot, BMR juga secara alami meningkat.
◆ Mengelola Stres
Hormon stres kortisol menurunkan laju metabolisme basal. Jika Anda melakukan diet sambil stres, kemungkinan besar akan gagal karena alasan ini. Olahraga juga harus dilakukan dengan menyenangkan, dan stres harus dikelola melalui hobi dan meditasi.
Wanita menopause membutuhkan perawatan khusus
Wanqing (menopause) wanita mengalami penurunan BMR sehingga kemampuan pembakaran kalori tubuh menurun. Ketika menopause terjadi, produksi estrogen berkurang yang menyebabkan penumpukan lemak di perut dan penurunan massa otot akibat penuaan. Oleh karena itu, perlu melakukan latihan otot untuk menggantikan otot yang berkurang, mengonsumsi cukup protein, dan mengurangi sedikit karbohidrat serta lemak dalam pola makan.
◆ Perhatian terhadap penyakit tertentu atau penggunaan obat-obatan
Pasien dengan penyakit tertentu atau yang mengonsumsi obat tertentu dapat mengalami penurunan laju metabolisme basal. Khususnya, hipotiroidisme, penyakit ginjal, penyakit hati, diabetes, dan depresi dapat menurunkan BMR. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis mengenai metabolisme dasar.
◆ Mengonsumsi vitamin D secara cukup
Ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa wanita dengan kekurangan vitamin D dapat menurunkan berat badan dengan lebih baik jika mengonsumsi suplemen. Kekurangan vitamin D tidak hanya menyebabkan patah tulang tetapi juga melemahkan otot, sementara cukupnya vitamin D mengaktifkan metabolisme. Namun, meskipun mengonsumsi suplemen vitamin D, jumlah penyerapan dapat sangat bervariasi, jadi tidak bisa hanya merasa tenang karena mengonsumsinya saja. Pertama-tama, perlu memeriksa kadar vitamin D dalam darah di rumah sakit.
Sumber: Comedy Dot Com