에공 요즘 12시 살짝 넘어서 자는데 1시간은 일찍 자야 되겠어요. 깨어 있는 시간이 많을수록 몸에 안좋은 영향을 끼치죠ㅠ 노을님도 일찍 주무세요 ㅋㅋ
Kebiasaan tidak menjaga 'ini' biasanya adalah darah. Jalan pintas yang lengket
◇Risiko Hiperkolesterolemia
Kurang tidur dapat berdampak buruk pada darah. Ada hasil penelitian domestik yang membuktikannya. Tim peneliti dari Rumah Sakit Veteran Daegu menganalisis tingkat prevalensi dislipidemia berdasarkan jumlah tidur pada 15.014 orang dewasa berusia 19 tahun ke atas yang berpartisipasi dalam Survei Kesehatan dan Gizi Nasional dari 2013 hingga 2015. Hasilnya, orang yang tidur cukup memiliki tingkat prevalensi terendah sebesar 9,8%, sedangkan orang yang kekurangan tidur memiliki tingkat 13%, dan orang yang tidur berlebihan memiliki tingkat 10,5%. Setelah mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kejadian dislipidemia, tim peneliti menemukan bahwa risiko kejadian dislipidemia pada orang yang kurang tidur sekitar 1,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidur cukup. Dalam makalahnya, tim peneliti menyatakan bahwa kurang tidur mempengaruhi fungsi hormon terkait metabolisme dan sistem kekebalan tubuh.
Dianalisis bahwa hal itu mempengaruhi sistem pertahanan tubuh dan menyebabkan perubahan pada kadar lemak dalam darah.
◇Dehidrasi Kronis
Jika kurang tidur, bisa menyebabkan dehidrasi kronis
Ada. Sebuah studi dari Universitas Pennsylvania di Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang yang tidur selama 6 jam sehari memiliki kekurangan cairan tubuh dibandingkan dengan orang yang tidur selama 7-8 jam. Semakin sedikit waktu tidur, semakin terganggu siklus hormon vasopresin yang mengatur kadar cairan dalam tubuh. Semakin lama kekurangan tidur berlangsung, semakin tidak normal pelepasan vasopresin, yang dapat menyebabkan dehidrasi kronis.
◇ Penyebab lemak perut
Jumlah katekolamin, neurotransmitter, meningkat sehingga kadar gula darah naik. Ketika kadar gula darah melonjak secara tiba-tiba, tubuh kita merespons dengan memproduksi hormon insulin secara berlebihan untuk menurunkannya. Masalahnya adalah insulin yang berlebihan ini menghambat pemecahan dan pembakaran lemak serta mendorong penumpukan lemak. Terutama, semakin larut tidur, semakin tinggi kemungkinan mengonsumsi makanan ringan di malam hari, karena kemampuan pencernaan berkurang dibandingkan siang hari dan persentase makanan yang diserap sebagai lemak juga meningkat.