단것이 자주 땡기는 것도 마그네슘 결핍에서 올수 있군요 정보 감사합니다
◇ Tikus sering muncul
Magnesium adalah mineral yang penting untuk penggunaan energi serta fungsi saraf dan otot. Jika kekurangan, dapat menyebabkan kejang otot.
Penyebab utama kekurangan magnesium meliputi kecanduan alkohol kronis atau sering minum alkohol, malabsorpsi akibat diare kronis, penggunaan obat lambung dalam jangka panjang, dan diet puasa ekstrem.
Sebenarnya, kemungkinan kekurangan magnesium sangat rendah pada orang yang sehat.
Namun, ketika mengalami kram atau kejang di betis setelah berolahraga disertai rasa sakit, mengonsumsi magnesium sering kali dapat meredakan gejala tersebut. Hal ini karena magnesium tampaknya berpengaruh positif terhadap pemulihan setelah berolahraga dengan mengatur metabolisme glukosa yang merupakan sumber energi otot dan reaksi peradangan.
Namun, karena kejang otot dapat disebabkan oleh masalah medis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
◇ Menjadi lebih sensitif dan merasa sedih
Jika kekurangan magnesium terjadi, pengendalian emosi menjadi sulit dan gejala seperti mudah marah, cemas, gelisah, dan depresi dapat muncul.
Magnesium berperan dalam menjaga keseimbangan neurotransmitter dan mengatur respons stres.
Karena alasan ini, beberapa psikiater juga merekomendasikan suplemen magnesium kepada pasien yang mengalami gejala kecemasan atau depresi. Selain itu, kadar magnesium dalam tubuh dapat menurun saat mengalami stres, sehingga suplementasi magnesium mungkin diperlukan dalam situasi yang penuh tekanan.
Sulit untuk mendapatkan tidur nyenyak
Jika kekurangan magnesium, sulit untuk rileks dan menjaga keadaan yang nyaman, sehingga kualitas tidur menurun dan insomnia dapat terjadi. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen magnesium, penting untuk memeriksa apakah ada penyebab lain dari insomnia seperti sleep apnea.
Magnesium terlibat dalam produksi melatonin dan berperan dalam mengatur siklus tidur-bangun. Melatonin adalah hormon yang merangsang tidur, dan jika magnesium tidak cukup dipasok, produksi melatonin dapat berkurang sehingga menyebabkan masalah tidur.
◇ Tekanan darah meningkat
Jika tekanan darah meningkat, kekurangan magnesium bisa menjadi salah satu penyebabnya.
Magnesium membantu mengendurkan otot arteri dan vena sehingga membantu mengatur tekanan darah. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat.
Dalam berbagai penelitian, efek magnesium dalam menurunkan tekanan darah telah dikonfirmasi. Menurut penelitian, tekanan darah pasien hipertensi yang mengonsumsi suplemen magnesium menunjukkan penurunan yang signifikan.
Magnesium bersama kalsium membantu menjaga irama jantung secara teratur, sehingga baik untuk kesehatan jantung.
◇ Tulang menjadi lemah
Kekurangan magnesium terkait dengan kepadatan tulang yang rendah dan risiko osteoporosis yang tinggi.
Magnesium memainkan peran penting dalam metabolisme tulang, terutama dengan mengaktifkan vitamin D untuk mendukung kesehatan tulang.
Selain itu, magnesium membantu mengangkut kalsium agar dapat terintegrasi ke dalam tulang yang baru. Fungsi-fungsi ini sangat penting untuk memperkuat tulang dan menjaga kepadatan tulang.
Beberapa ahli berpendapat bahwa rasio magnesium dan kalsium dalam diet harus setidaknya 2:1 untuk kesehatan optimal dan kepadatan tulang.
◇ Terus merasa ingin makan yang manis
Keinginan terhadap camilan manis mungkin disebabkan oleh kekurangan magnesium. Jika magnesium kurang, fungsi menenangkan sistem saraf dan mengatur kadar gula darah tidak berjalan dengan baik, sehingga tubuh mencari gula.
Selain itu, meningkatnya kecemasan dan kesulitan tidur dapat menyebabkan keinginan terhadap makanan manis menjadi siklus yang buruk.
Oleh karena itu, jika Anda merasa terlalu lapar karena gula, lebih baik mengonsumsi kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan sayuran berdaun seperti bayam yang kaya magnesium daripada cokelat.
Jumlah asupan harian magnesium yang direkomendasikan adalah 350mg untuk pria dewasa dan 280mg untuk wanita dewasa. Magnesium berperan dalam mengaktifkan lebih dari 300 reaksi enzim dan bertindak sebagai katalisator dalam berbagai reaksi kimia di dalam tubuh.