์ ๋ ํด๋น์ฌํญ์ด ๋ง๋ค์. ๊ทธ๋๋ ์ด๋ฐ ๊ฑด๊ฐ ์ ๋ณด๋ฅผ ์ฌ๋ ค์ฃผ์๋ ๊ณต๋ถ๊ฐ ๋๋ค์. ์ข์ ์ ๋ณด ๊ฐ์ฌํฉ๋๋ค.
โMakan nasi dari jenis sayuran yang samaโโฆ Kebiasaan makan buruk yang merusak kesehatan ๐
Ada beberapa hal yang terasa menyakitkan, haha
Hah.. sekarang harus tidak begitu lagi~ Saya berbagi informasi yang berguna
ย
Makan makanan yang sama setiap hari juga termasuk dalam kebiasaan makan yang buruk. Kecuali makanan yang sangat istimewa, terus-menerus makan hal yang sama akan membuat Anda bosan. Hal ini dapat menurunkan nafsu makan dan merusak kesehatan. Para ahli gizi menyebutkan kebiasaan makan yang buruk seperti memanggang daging terlalu banyak, menggunakan minyak terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau memasak berbagai makanan dengan minyak yang sama. Portal kesehatan Amerika, 'Thehealthy', memperkenalkan '10 kebiasaan makan buruk yang disoroti oleh para ahli gizi'.
ย
ย
Selalu memasak makanan yang sama
Makan makanan yang sama setiap hari tidak baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Cobalah makanan atau resep baru. Jika tidak mencicipinya sendiri, Anda tidak akan tahu makanan mana yang cocok dengan selera Anda. Mengatakan tidak suka tanpa mencicipi atau mencoba cara memasak lain bukanlah kebiasaan makan yang baik. Jika tidak suka wortel mentah, Anda bisa memanggangnya dengan minyak zaitun dan rempah-rempah segar. Dengan mencoba makanan dan resep baru, Anda dapat memperluas wawasan rasa dan menambahkan berbagai nutrisi ke dalam diet Anda.
ย
Mencairkan makanan beku
Jangan mencairkan makanan beku di suhu ruangan. Jika sudah mencair, bakteri akan tumbuh dengan baik dan risiko keracunan makanan akan meningkat secara signifikan. Makanan beku aman untuk dicairkan dengan menggunakan microwave atau secara perlahan di dalam lemari es. Mencairkan makanan beku dengan air dingin yang mengalir juga merupakan metode yang baik.
ย
Memasak berbagai hidangan dengan minyak yang sama
Penting untuk menyeimbangkan penggunaan lemak dan minyak. Terutama saat memasak dengan suhu tinggi, kita harus memperhatikan jenis minyak yang digunakan. Minyak zaitun mengeluarkan asap pada suhu yang relatif rendah. Jika minyak mengeluarkan asap, rasa makanan akan menurun dan beberapa nutrisi juga hilang. Untuk mencegah makanan gosong, saat memasak dengan suhu tinggi, sebaiknya menggunakan minyak bunga matahari atau minyak alpukat.
ย
Memasak dengan jumlah lemak yang terlalu banyak atau terlalu sedikit
Minyak atau lemak sehat (lemak tak jenuh) juga tidak baik jika dikonsumsi terlalu banyak. Karena hanya meningkatkan kalori asupan tanpa mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Sebaliknya, jika dikonsumsi terlalu sedikit, manfaat kesehatan tidak dapat diharapkan. Chris Solid, Direktur Utama Komunikasi Nutrisi dari International Food Information Council Foundation, mengatakan, "Menggunakan minyak secara tidak tepat dapat membahayakan kesehatan." Sedikit minyak baik untuk rasa, tetapi mungkin tidak terlalu baik untuk kesehatan. Minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak kedelai adalah sumber lemak sehat yang sangat baik, tetapi juga tinggi kalori. Tentu saja, tidak perlu menghindari semua minyak secara ekstrem. Lemak adalah nutrisi penting yang membantu penyerapan vitamin larut dalam lemak.
ย
Menambahkan garam tanpa mencicipi makanan
Letakkan garam dan cicipi makanan terlebih dahulu. Jangan langsung menambahkan garam tanpa mencicipi rasanya. Garam memang bumbu yang baik, tetapi untuk beberapa masakan, tidak perlu menambahkan garam sama sekali. Menyesuaikan jumlah garam sesuai saran dari koki profesional untuk mengatur asupan natrium adalah langkah yang bijaksana.
ย
Hindari gula karena dapat menyebabkan karies gigi
Tidak baik untuk menghindari buah karena terlalu banyak gula (gula) di dalamnya. Berbeda dengan gula rafinasi dan olahan, buah mengandung serat. Jenis gula yang ditemukan dalam buah, yaitu fruktosa, membantu memperlambat kecepatan makanan diserap ke dalam aliran darah. Serat juga baik untuk bakteri menguntungkan di usus. Ini meningkatkan kesehatan usus dan membuat kenyang lebih lama. Membantu mengurangi asupan kalori dan mengelola berat badan. Secara nutrisi, buah memiliki lebih banyak manfaat daripada kerugiannya. Kecuali bagi penderita diabetes atau mereka yang diperingatkan oleh dokter untuk berhati-hati dalam mengonsumsi buah, disarankan untuk mengonsumsi buah secara cukup.
ย
Memasak hanya dengan putih telur
Jika hanya menggunakan putih telur tanpa menggunakan seluruh telur (telur utuh), maka banyak nutrisi yang akan terlewatkan. Ada juga orang yang hanya mengonsumsi putih telur untuk mengurangi asupan kalori. Meskipun putih telur merupakan sumber protein yang sangat baik, itu tidak lebih sehat daripada telur utuh. Mengonsumsi kuning telur juga dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
ย
Memasak semuanya tanpa gluten
Orang yang memiliki penyakit celiac atau alergi gluten harus membatasi atau menghilangkan gluten dari diet mereka. Ahli gizi bersertifikat di New York, Malina Malkani (juru bicara Akademi Gizi dan Dietetik), mengatakan, "Tidak ada bukti yang jelas bahwa gaya hidup bebas gluten baik untuk kesehatan atau membantu penurunan berat badan." Diet bebas gluten bisa sehat dan lengkap. Namun, biji-bijian yang mengandung gluten mengandung banyak mikronutrien. Menghilangkan gluten secara tidak perlu dapat menyulitkan tubuh untuk mendapatkan serat, vitamin, dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan.
ย
Membuang makanan karena kedaluwarsa
Membuang makanan karena tanggal kedaluwarsa adalah pemborosan. Itu juga tidak baik untuk lingkungan bumi. Cukup ikuti 'tanggal penggunaan' yang memberi tahu kapan harus makan makanan tersebut. Produk yang melewati tanggal ini harus dibuang.
ย
Memasak daging terlalu matang
Pendiri situs web nutrisi Amerika 'TheCandidaDiet.com', ahli gizi bersertifikat Lisa Richard, mengatakan, "Selalu memanggang atau memasak daging sampai matang sempurna bisa lebih banyak merugikan daripada menguntungkan." Dia mengingatkan, "Memasak daging terlalu matang dapat menghasilkan senyawa yang meningkatkan stres oksidatif dan peradangan, serta meningkatkan risiko beberapa jenis kanker." Memanggang daging dalam jumlah kecil di atas arang masih aman. Namun, kita tidak boleh melupakan bahwa memanggang daging di atas arang dapat menyebabkan toksisitas pada makanan. Lebih baik memilih rebusan, panggangan, atau memasak perlahan daripada memanggang di atas arang, karena itu jauh lebih sehat.
ย
<Asal: Komedi.com>