Jika kita dapat mencegah munculnya kanker dengan mengubah kebiasaan hidup,
Ya, saya harus mengubah kebiasaan...
Saya paling tidak suka orang yang merokok ㅋ
Tidak ada perokok di kedua rumah tersebut...
Semoga anak laki-laki saya tetap hidup dan tidak merokok.
Dan sebaiknya berolahraga dan mengelola agar tidak terlalu gemuk sebanyak mungkin.
Tentu.. saya sebagai pasien kanker..
Saya tidak merokok dan tidak gemuk.. bukan karena keturunan juga, lalu kenapa bisa terkena.. jika dipikir-pikir
Saya rasa penyebabnya adalah stres ekstrem selama sekitar 3-4 tahun terakhir~
Ini adalah adik dari rekan perusahaan yang melakukan penelitian terkait di KAIST,
Jika stres tidak dilepaskan dan menumpuk, zat-zat yang dapat menyebabkan kanker tidak dikeluarkan dan akan menumpuk.
Katanya telah menyebar ke kanker...)
Bagaimanapun~~~~
Jaga kesehatan!! Mari berusaha agar tidak menyesal!
----------------------------------------------------------
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 4 dari 10 kasus kanker pada orang dewasa dan kematian yang disebabkan oleh kanker dapat dicegah hanya dengan mengubah gaya hidup seperti berhenti merokok dan menurunkan berat badan.
Menurut laporan penelitian yang diterbitkan oleh American Cancer Society pada tanggal 11 (waktu setempat), sekitar 40% dari kasus kanker yang terjadi pada orang dewasa berusia 30 tahun ke atas di Amerika Serikat dan hampir setengah dari kematian akibat kanker disebabkan oleh faktor risiko yang dapat dicegah, bukan faktor risiko yang sulit diatasi seperti genetika atau lingkungan. Faktor risiko yang dapat dicegah meliputi merokok, obesitas, dan konsumsi alkohol. Sebagian besar faktor ini dapat dihilangkan hanya dengan perbaikan gaya hidup.
Penelitian ini menganalisis hubungan antara 18 faktor risiko yang menyebabkan kejadian dan kematian akibat kanker pada orang dewasa berusia 30 tahun ke atas di Amerika Serikat pada tahun 2019. Pada tahun 2019, dilaporkan ada 1,78 juta kasus kanker dan 595.700 kematian akibat kanker di Amerika Serikat pada orang berusia 30 tahun ke atas, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% dari jumlah kasus kanker, yaitu 713.300 kasus, dan 44% dari kematian, yaitu 262.100 kasus, terkait dengan faktor risiko yang dapat dicegah. Ini berarti bahwa merokok, obesitas, dan konsumsi alkohol sangat berhubungan dengan kejadian dan kematian akibat kanker, sehingga berhenti merokok, mengelola berat badan, mengurangi konsumsi alkohol, dan berolahraga dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan terkena kanker.
Merokok ganda (28,5%) menunjukkan hubungan yang paling tinggi dengan kejadian dan kematian akibat kanker. Obesitas berlebihan (7,3%), konsumsi alkohol (4,1%), kurangnya olahraga (2,5%), dan konsumsi buah dan sayur yang rendah (1,5%) menjadi faktor berikutnya. Paparan sinar ultraviolet (1,3%) dan infeksi human papillomavirus (HPV) (1,2%) juga ditemukan terkait dengan kematian akibat kanker.
Dr. Arif Kamal, Kepala Pasien Asosiasi Kanker, mengatakan, "Sebagian besar hal yang dapat diperbaiki dalam kehidupan sehari-hari," dan menambahkan, "Kanker sering dianggap sebagai keberuntungan buruk atau faktor genetik, tetapi ada banyak aspek yang dapat dikendalikan oleh individu sendiri."