덕분에 모르는 참치정보 알게 되었어요. 고맙습니다
Apakah makan tuna kalengan baik untuk kesehatan?
Keuntungan dari kalengan tuna
Asupan protein meningkat
Salah satu manfaat utama dari mengonsumsi tuna kalengan adalah bahwa itu adalah cara yang murah dan mudah untuk meningkatkan asupan protein. Tuna tidak hanya mengandung banyak protein, tetapi sebenarnya hampir seluruhnya terdiri dari protein. Ikan ini sangat rendah lemak dan karbohidrat, dan terdiri sekitar 90% dari protein.
Mengandung asam lemak Omega-3
Seperti banyak jenis ikan dan makanan laut lainnya, tuna kalengan memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi dan ini memiliki banyak manfaat potensial. Pertama, konsumsi omega-3 dalam diet diketahui dapat memperlambat penurunan kognitif terkait penuaan, serta membantu mengurangi gejala depresi dan meningkatkan suasana hati secara umum. Laporan penelitian terbaru juga menyimpulkan bahwa omega-3 dapat membantu kesehatan jantung dan pembuluh darah dengan menurunkan kadar kolesterol, serta membantu mengurangi pembekuan darah dan peradangan.
3) Rendah kalori
Tuna memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan banyak sumber protein hewani lainnya.
4) Kaya akan vitamin dan mineral
Kaleng tuna penuh dengan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Anda dapat memperoleh banyak vitamin B seperti B3 (niacin), B9 (asam folat), dan B12. Vitamin B ini membantu menyediakan energi, memetabolisme protein, membentuk DNA, dan mendukung fungsi otak secara keseluruhan. Kaleng tuna juga tinggi kandungan selenium, mineral yang membantu meningkatkan produksi sel darah putih. Ini dapat meningkatkan kesehatan jantung, sistem kekebalan, dan otak.
5) Mudah dan hemat biaya
Salah satu keuntungan terbesar dari mengonsumsi tuna kalengan adalah harga dan kenyamanannya.
● Efek samping potensial
1) Anda dapat mengonsumsi natrium secara berlebihan
Satu potensi efek samping yang perlu dipertimbangkan saat memikirkan apakah tuna sehat atau tidak adalah bahwa banyak produk di pasaran mengandung kadar natrium yang cukup tinggi. Terkadang, mengonsumsi natrium tidak berpengaruh besar terhadap kesehatan, tetapi jika terus-menerus mengonsumsi terlalu banyak natrium, dapat menyebabkan hipertensi dan masalah kardiovaskular.
2) Anda dapat mengkonsumsi terlalu banyak lemak sekaligus
Kaleng tuna biasanya berisi air atau minyak. Ada juga produk yang menggunakan minyak zaitun, yang diketahui membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, tetapi ini juga dapat berkontribusi pada jumlah total lemak yang dikonsumsi sekaligus.
3) Keracunan merkuri bisa berbahaya
Pertanyaan umum tentang tuna kalengan adalah apakah orang berisiko mengalami keracunan merkuri, dan menurut penelitian, hal ini dapat menyebabkan gangguan kognitif dan kehilangan ingatan. Jawaban singkatnya adalah ada risiko terpapar merkuri saat mengonsumsi tuna kalengan, tetapi banyak produk lain yang tidak memiliki risiko tersebut. Selain itu, menurut jurnal ilmiah, selenium yang terkandung dalam tuna sebenarnya memiliki sifat perlindungan terhadap merkuri yang ditemukan pada tuna dan ikan lainnya.
4) Anda dapat mengonsumsi bahan pencemar dan aditif lainnya
Penting juga untuk diketahui bahwa saat mengonsumsi tuna kalengan, kita dapat menelan zat-zat pencemar seperti BPA (Bisfenol A). BPA adalah zat yang ditemukan di banyak kaleng dan botol plastik yang berfungsi melindungi wadah agar tidak pecah. Beberapa orang menganggap zat ini cukup tidak berbahaya, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan BPA dapat berpotensi meningkatkan risiko gangguan endokrin.