네~^^ 잘 보고 잘 읽고 갑니다 남은 오후 시간도 즐거운 시간 되십시오
Kesehatan telapak kaki yang harus diperiksa sebelum berjalan tanpa alas kaki
Plantaris adalah pita serat yang kuat yang menghubungkan tumit hingga bagian depan telapak kaki. Mudah dipahami jika dianggap sebagai alas kaki dalam tubuh kita. Menyerap beban yang diberikan ke seluruh kaki dan membantu mengangkat kaki saat berjalan. Meskipun merupakan jaringan yang sangat keras, tetapi jika menanggung berat badan kita sepanjang hari, tentu akan mengalami kelelahan. Jika berjalan atau berdiri dalam waktu lama, atau memakai sepatu yang tidak cukup empuk, peradangan pada fasia ini dapat terjadi, yang disebut dengan plantar fasciitis.
Nyeri plantar fasciitis paling kuat saat bangun di pagi hari. Sepanjang malam, plantar fasci mengalami kontraksi yang cukup besar, dan saat mulai berjalan di pagi hari, tiba-tiba meregang dan menyebabkan nyeri.
Jangan pernah berpikir bahwa berjalan tanpa alas kaki akan menyembuhkan rasa sakit di telapak kaki. Jika berjalan tanpa sepatu dan langsung di telapak kaki, tekanan yang diterima oleh plantar fascia akan semakin kuat dan peradangan akan memburuk.
Karena banyak saraf terkonsentrasi di telapak kaki, mereka bereaksi secara sensitif terhadap rangsangan seperti gatal. Wanita sering memakai sepatu yang sempit di bagian lebar kaki, yang membuat kaki dipaksa ke tengah. Pada saat yang sama, saraf juga ditekan dari ujung kaki, dan tekanan ini berlangsung dalam waktu lama sehingga saraf di antara jari kaki tertekan, yang disebut neuroma interdigital.
Neurinoma interdigital biasanya terjadi di antara jari kaki ke-2 dan ke-3. Rasa sakit yang terasa seperti kesemutan atau tertusuk-tusuk muncul.
Berjalan tanpa alas kaki pada orang seperti ini hanya akan menambah tekanan pada saraf dan tidak banyak membantu dalam memperbaiki kondisi. Sebaliknya, hilangnya keamanan saat berjalan dapat memperburuk penekanan saraf dan menyebabkan rasa sakit yang lebih parah.
Jempol kaki memainkan peran yang sangat penting dalam berjalan kita. Hanya dengan berjalan jempol yang benar, kita dapat mempertahankan langkah yang stabil dan nyaman. Namun, pada pasien dengan kaki datar yang lengkungnya terlalu rendah atau kaki yang terlalu tinggi, berjalan jempol menjadi lebih sulit dibandingkan dengan orang yang memiliki lengkungan kaki normal.
Sulit berjalan dengan ibu jari tidak langsung menimbulkan masalah. Namun, komplikasi akan datang secara perlahan. Karena ketidakseimbangan berjalan yang rusak, tekanan akan terjadi pada lutut atau pinggang, dan jika berlangsung lama, akan berkembang menjadi penyakit. Dalam situasi ini, lebih baik memakai sepatu yang dapat menstabilkan keseimbangan berjalan daripada berjalan tanpa alas kaki.
Untuk menjalani hidup sehat, berjalan dengan baik adalah yang paling penting. Tetapi, kaki juga menua. Jika mengabaikan sinyal yang dikirimkan oleh kaki, akan sulit untuk mempertahankan gaya hidup yang sehat.