좋은정보 감사합니다 역시 최고입니다 ㅋ
Kolesterol yang membuat darah kental, mencegahnya dengan makan 'ini' yang gurih
Jika kadar kolesterol LDL dalam tubuh kita tinggi, itu menjadi penyebab utama terjadinya penyakit kardiovaskular dan cerebrovaskular.
Menurut tim peneliti dari Departemen Kardiologi Rumah Sakit Nasional Seoul University,
Kelompok dengan kadar kolesterol total tertinggi 25% memiliki risiko terkena serangan jantung sekitar 25% lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok dengan kadar kolesterol total terendah 25%.
Orang dengan kadar kolesterol LDL yang tinggi memiliki risiko terkena serangan jantung sekitar 41% lebih tinggi.
Mengenal tiga jenis makanan yang membantu menurunkan kadar kolesterol.
◇ Bersih
Komponen Sesaminol dan Sesamin yang terkandung dalam biji rami membantu menjaga kebersihan darah.
Terutama jika mengonsumsi makanan berlemak tinggi, kolesterol akan menumpuk dalam darah dan menyempitkan pembuluh darah.
Sesaminol membantu menghilangkan kolesterol dan melindungi pembuluh darah.
Sesamin berfungsi untuk menghambat penyerapan kolesterol di usus halus dan membantu mengeluarkannya, sehingga menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Namun, karena kalori yang cepat terbakar cukup tinggi, sebaiknya hanya mengonsumsi sekitar 10g dengan sendok besar setiap hari.
Rumput laut
Rumput laut juga mengandung banyak zat seperti fucoidan dan alginat yang membersihkan darah.
Fucodian adalah serat makanan yang terkandung dalam rumput laut, memiliki efek mencegah pembekuan darah dan menyaring darah.
Alginat, serat larut dari rumput laut, membantu mengeluarkan kolesterol jahat dan trigliserida.
Oleh karena itu, hiperlipidemia (penyakit yang disebabkan oleh kelebihan lipid atau lemak dalam darah) dan
Mencegah arteriosklerosis (penyakit yang disebabkan oleh pengerasan dan penebalan arteri).
Namun, miyeok segar memiliki kandungan natrium yang tinggi, jadi sebaiknya direndam dalam air sebelum dimasak untuk menghilangkan rasa asin.
◇ Kacang Hitam
Protein dan asam lemak yang kaya dalam kedelai hitam efektif dalam menghambat pembentukan kolesterol.
Oleh karena itu, ini juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kedelai hitam memiliki kepadatan nutrisi yang tinggi sehingga juga disebut sebagai 'superfood'.
Selain itu, kandungan 'lesitin' yang terdapat dalam kedelai memiliki efek mengatur kadar kolesterol dan mengeluarkan lemak yang menempel di pembuluh darah.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) merekomendasikan mengonsumsi sekitar 1 hingga 3 cangkir kedelai hitam setiap minggu